Logo UPI KKN UPIMahasiswa Berdampak
KKN Kampus Berdampak "Sauyunan": Penguatan Masyarakat Sehat, Aktif, Tangguh, dan Berdaya Saing Berbasis Potensi Kewilayahan

PENGUATAN MASYARAKAT SEHAT, AKTIF, TANGGUH, DAN BERDAYA SAING MELALUI KKN SAUYUNAN DI DESA NEGLASARI

Neglasari, Kadungora, KAB. GARUT · DPL Anggun Purnama Edra

Kegiatan KKN memberikan dampak yang dapat dirasakan pada beberapa aspek. Dari sisi tata kelola desa, Desa Neglasari sangat terbantu dari sektor pemetaan, terutama dengan tersedianya WebGIS yang mengintegrasikan data UMKM, fasilitas umum, dan batas wilayah dusun secara spasial data yang sebelumnya belum tersedia dalam bentuk digital terpadu. Dari sisi pendidikan, anak-anak di sekolah sasaran menjadi lebih mengetahui dan memahami konsep dasar peta dan pemetaan, sekaligus menumbuhkan minat awal terhadap ilmu keruangan. Dari sisi ekonomi, pendataan 103 UMKM membuka peluang promosi dan visibilitas usaha lokal yang lebih luas, termasuk melalui video profil UMKM yang dihasilkan. Dari sisi sosial, kunjungan ke yayasan ADK dan SLB Syiarul Muslimin turut meningkatkan kesadaran mahasiswa dan masyarakat mengenai pentingnya pemberdayaan ekonomi warga rentan dan pendidikan inklusif bagi anak berkebutuhan khusus. Sementara itu, kegiatan Jumat Bersih memperkuat budaya gotong royong dan kebersihan lingkungan di tengah masyarakat.

Vidio after movei pelaksanaann kegiatan KKN diletakkan pada drive > Klik "luaran KKN desa neglasari > klik vidio kegiatan
Program

Program dan hasil kegiatan

Program ditampilkan dalam accordion agar tetap nyaman dibaca ketika satu kelompok memiliki banyak kegiatan.

01 Gerakan Mengenal Peta (GEMPA) Sosial
Hasil

Program Gerakan Mengenal Peta berjalan dengan baik di seluruh sekolah sasaran. Siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi selama kegiatan berlangsung, terlihat dari keaktifan mereka dalam mengikuti materi dan sesi tanya jawab. Setelah mengikuti kegiatan, siswa memperoleh pemahaman mengenai pengertian peta, fungsi dan manfaat peta, unsur-unsur penyusun peta, pentingnya penggunaan skala, serta langkah-langkah dasar dalam membuat peta sederhana. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan literasi geospasial peserta didik sejak usia dini.

Dampak/manfaat

program Gerakan Mengenal Peta berhasil meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa mengenai konsep dasar pemetaan. Setelah mengikuti kegiatan, peserta mampu mengenali pengertian peta, fungsi dan manfaatnya, unsur-unsur peta, serta memahami cara membuat peta sederhana dengan memperhatikan penggunaan skala. Program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menumbuhkan literasi geospasial dan meningkatkan minat peserta didik terhadap ilmu kebumian dan pemetaan sejak usia dini, sekaligus mendukung terciptanya generasi yang lebih sadar akan pentingnya informasi spasial dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ini memuat informasi mengenai kunjungan ke beberapa sarana pendidikan di Desa Neglasari yakni SDN 01 Neglasari, SDN 02 Neglasari, SDN 03 Neglasari, dan SMPN 2 Kadungora. Kami melakukan kegiatan pembelajaran mengenai pengenalan peta dan skala kepada siswa yang ada di tempat tersebut. Kegiatan ini bertemakan (Gempa) - Gerakan Mengenal Peta. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan beberapa hari yang berbeda untuk masing masing setiap sekolah.
02 Jumat Bersih (Jumsih) Lingkungan
Hasil

Kegiatan dilaksanakan secara gotong royong dengan membersihkan lingkungan desa, meliputi penyapuan jalan, pemungutan sampah, pembersihan saluran drainase apabila diperlukan, pemangkasan rumput liar, serta penataan lingkungan di sekitar fasilitas umum. Pelaksanaan kegiatan melibatkan mahasiswa KKN, perangkat desa, dan masyarakat sehingga tercipta partisipasi aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Dampak/manfaat

program Jumat Bersih memberikan dampak positif terhadap kondisi lingkungan Desa Neglasari. Setelah kegiatan dilaksanakan, lingkungan di sekitar lokasi kegiatan menjadi lebih bersih, rapi, dan nyaman, sehingga mendukung terciptanya lingkungan yang sehat bagi masyarakat. Selain memberikan manfaat secara fisik terhadap kebersihan lingkungan, kegiatan ini juga memperkuat budaya gotong royong serta meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan sebagai tanggung jawab bersama.

Kami mahasiswa KKN ikut serta dalam pelaksanaan minggunan kegiatan bersih bersih di sekita desa Neglasari. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan bersama dengan masyarakat sekitar untuk mempererat hubungan antara mahasiswa dengan masyrakat desa sekaligus menciptakan lingkungan desa yang bersih dan asri
03 Kunjungan UMKM Ekonomi
Hasil

Kegiatan pendataan berhasil mengidentifikasi lokasi dan karakteristik berbagai UMKM yang tersebar di Desa Neglasari. Melalui kegiatan plotting koordinat, diperoleh data spasial yang kemudian diolah menjadi peta persebaran UMKM desa. Selain itu, wawancara dengan pelaku usaha menghasilkan informasi mengenai sejarah usaha, proses produksi, produk unggulan, serta tantangan yang dihadapi masing-masing UMKM. Salah satu hasil dokumentasi berupa video profil UMKM berhasil dibuat sebagai media promosi yang menampilkan proses produksi dan informasi usaha secara lebih menarik. Kegiatan ini memberikan manfaat bagi pemerintah desa sebagai basis data UMKM sekaligus mempermudah masyarakat maupun pengunjung dalam mengetahui lokasi dan persebaran UMKM di Desa Neglasari.

Dampak/manfaat

Hasil dari kegiatan ini berupa peta persebaran UMKM Desa Neglasari yang menampilkan lokasi dan distribusi usaha secara spasial sehingga memudahkan masyarakat, pemerintah desa, maupun pihak luar dalam mengetahui keberadaan UMKM di setiap wilayah desa. Selain itu, informasi hasil wawancara menjadi basis data yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan ekonomi desa, sedangkan video profil UMKM berfungsi sebagai media promosi yang memperkenalkan produk lokal kepada masyarakat yang lebih luas.

Kami mahasiswa KKN UPI mengunjungi beberapa UMKM yang tersebar di Desa neglasari seperti pembuatan pabrik kerupuk RO, penggilingan beras, Peternakan Domba, Usaha warung yang dimiliki oleh masyarakat, pembuatan WIG (rambut palsu) dan lain sebagainy . Dari hasil pelaksanaan ini kami mendapatkan berbagai informasi mengenai berbagai proses pelaksanaan kegiatan, tahapan pengolahan, hingga distribusi dari hasil produk UMKM Desa Neglasari
04 Kunjungan Fasum Sosial
Hasil

Kegiatan pendataan berhasil menginventarisasi berbagai fasilitas umum yang tersebar di Desa Neglasari, seperti sekolah, tempat ibadah, pasar rakyat, Posyandu, fasilitas pemerintahan, dan fasilitas umum lainnya. Data koordinat yang diperoleh diolah menjadi peta persebaran fasilitas umum sehingga memudahkan masyarakat maupun pengguna WebGIS dalam mengetahui lokasi setiap fasilitas. Selain itu, dokumentasi foto dan video yang dihasilkan memberikan informasi visual mengenai kondisi beberapa fasilitas umum di desa.

Dampak/manfaat

Melalui kegiatan ini, diperoleh informasi spasial mengenai persebaran fasilitas umum yang dapat dimanfaatkan oleh pemerintah desa, masyarakat, maupun pengunjung sebagai sumber informasi mengenai pelayanan publik di Desa Neglasari. Peta persebaran yang dihasilkan memudahkan pengguna dalam mengetahui lokasi berbagai fasilitas penting, sementara dokumentasi visual memberikan gambaran mengenai kondisi fasilitas yang tersedia. Dengan demikian, program ini tidak hanya menghasilkan basis data dan peta fasilitas umum, tetapi juga mendukung penyediaan informasi desa yang lebih lengkap, informatif, dan mudah diakses melalui platform WebGIS.

Kami mahasiswa KKN UPI  mengunjungi beberapa fasilitas umum di Desa Neglasari. Hal ini berguna untuk memetakan setiap titik koordinat fasilitas umum di desa yang tersebar menjadi 3 Dusun.
05 Kunjungan ke Posyandu Sosial
Hasil

Terlaksananya kegiatan Posyandu di Rw 01 dan Rw 02 secara lancar, tertib, dan tepat waktu. Tersedianya dokumentasi kegiatan (foto dan catatan) yang dapat digunakan sebagai bahan laporan akhir KKN maupun arsip Posyandu. Terjalinnya hubungan kerja sama yang baik antara mahasiswa KKN dengan kader Posyandu dan masyarakat setempat.

Dampak/manfaat

Dampak sedang dilengkapi.

Pelaksanaan kegiatan ini kami ikuti untuk ikut serta untuk membantu ibu" PKK dalam melangsungkan kegiatan posyandu rutinan. Kami membantu untuk mengukur tinggi badan, berat badan anak anak, hingga pendataan mulai dari peserta posyandu yang hadir, pendataaan di buku tumbuh kembang anak dan lain sebagainya
06 Pembuatan Batas Dusun Indikatif Sosial
Hasil

Kegiatan menghasilkan peta batas dusun indikatif yang menggambarkan pembagian wilayah Dusun I, Dusun II, dan Dusun III di Desa Neglasari. Peta tersebut disusun berdasarkan hasil diskusi bersama perangkat desa dengan mengacu pada batas administrasi desa yang telah ditetapkan. Keberadaan peta ini memudahkan pemerintah desa, masyarakat, maupun pihak luar dalam memahami pembagian wilayah dusun secara visual serta menjadi data pendukung dalam pengembangan WebGIS Desa Neglasari.

Dampak/manfaat

Hasil kegiatan berupa Peta Batas Dusun Indikatif Desa Neglasari yang menampilkan pembagian wilayah Dusun I, Dusun II, dan Dusun III secara visual. Peta ini memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengenali batas wilayah dusunnya, sekaligus menjadi media informasi bagi masyarakat luar yang membutuhkan informasi administrasi wilayah Desa Neglasari. Selain mendukung penyebaran informasi, peta batas dusun indikatif juga menjadi salah satu data spasial yang terintegrasi dalam WebGIS Desa Neglasari sebagai pendukung pengelolaan informasi desa berbasis geospasial.

07 Pembuatan WebGIS Sosial Lingkungan Ekonomi
Hasil

Program ini berhasil menghasilkan WebGIS Desa Neglasari yang menyajikan berbagai informasi desa dalam bentuk peta interaktif. WebGIS memuat peta persebaran UMKM, peta persebaran fasilitas umum, batas administrasi desa, batas dusun indikatif, jaringan jalan, serta statistik desa seperti jumlah toko, warung kuliner, fasilitas pendidikan, fasilitas kesehatan, tempat ibadah, dan berbagai informasi pendukung lainnya.

Dampak/manfaat

Melalui program ini, pemerintah desa memperoleh sebuah platform digital yang dapat dimanfaatkan untuk menyajikan informasi kepada masyarakat, mendukung promosi potensi desa, serta menjadi basis data spasial dalam perencanaan pembangunan. Bagi masyarakat, WebGIS memberikan kemudahan dalam memperoleh informasi mengenai lokasi fasilitas, persebaran UMKM, dan kondisi wilayah desa. Dengan demikian, WebGIS Desa Neglasari diharapkan dapat terus dikembangkan dan diperbarui sebagai media informasi yang mendukung digitalisasi pelayanan serta pembangunan desa berbasis data geospasial.

08 Kunjungan SLB Sosial
Hasil

Kegiatan memberikan gambaran mengenai pelaksanaan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus di SLB Syiarul Muslimin. Mahasiswa KKN berkesempatan mendampingi peserta didik dalam kegiatan belajar sehingga memperoleh pemahaman mengenai proses pembelajaran yang diterapkan sesuai dengan kebutuhan masing-masing peserta didik. Berdasarkan hasil wawancara, diketahui bahwa sekolah masih menghadapi tantangan berupa masih adanya orang tua yang belum bersedia menyekolahkan anak berkebutuhan khusus di SLB karena kurangnya pemahaman maupun adanya stigma terhadap pendidikan khusus. Untuk mengatasi hal tersebut, pihak sekolah secara aktif melakukan sosialisasi setiap tahun ajaran baru melalui kunjungan langsung (door to door) kepada keluarga yang memiliki anak berkebutuhan khusus guna memberikan informasi mengenai layanan pendidikan yang tersedia. Selain itu, kegiatan ini menghasilkan dokumentasi berupa video profil sekolah yang diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pendidikan yang setara dan inklusif bagi semua anak.

Dampak/manfaat

Berdasarkan hasil wawancara dengan pihak sekolah, diperoleh informasi bahwa salah satu tantangan utama yang dihadapi adalah masih adanya anak berkebutuhan khusus yang belum memperoleh pendidikan di SLB karena belum mendapat izin atau dukungan dari orang tua. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh masih adanya stigma dan kurangnya pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus. Sebagai upaya meningkatkan akses pendidikan, setiap awal tahun ajaran baru pihak sekolah secara aktif melakukan sosialisasi dengan mendatangi rumah-rumah warga (door to door) untuk memberikan informasi kepada keluarga yang memiliki anak berkebutuhan khusus mengenai layanan pendidikan yang tersedia di SLB.

Dampak

Dampak dan keberlanjutan

Dampak kegiatan

Kegiatan KKN memberikan dampak yang dapat dirasakan pada beberapa aspek. Dari sisi tata kelola desa, Desa Neglasari sangat terbantu dari sektor pemetaan, terutama dengan tersedianya WebGIS yang mengintegrasikan data UMKM, fasilitas umum, dan batas wilayah dusun secara spasial data yang sebelumnya belum tersedia dalam bentuk digital terpadu. Dari sisi pendidikan, anak-anak di sekolah sasaran menjadi lebih mengetahui dan memahami konsep dasar peta dan pemetaan, sekaligus menumbuhkan minat awal terhadap ilmu keruangan. Dari sisi ekonomi, pendataan 103 UMKM membuka peluang promosi dan visibilitas usaha lokal yang lebih luas, termasuk melalui video profil UMKM yang dihasilkan. Dari sisi sosial, kunjungan ke yayasan ADK dan SLB Syiarul Muslimin turut meningkatkan kesadaran mahasiswa dan masyarakat mengenai pentingnya pemberdayaan ekonomi warga rentan dan pendidikan inklusif bagi anak berkebutuhan khusus. Sementara itu, kegiatan Jumat Bersih memperkuat budaya gotong royong dan kebersihan lingkungan di tengah masyarakat.

Tindak lanjut

● Serah terima resmi platform WebGIS Desa Neglasari beserta seluruh data pendukungnya kepada Pemerintah Desa Neglasari, disertai dokumentasi teknis (panduan penggunaan dan pembaruan data). ● Koordinasi dengan pemerintah desa untuk melengkapi data yang belum tercakup. ● Evaluasi berkala terhadap akurasi dan kelengkapan data pada WebGIS, idealnya melibatkan kelompok KKN periode berikutnya.

Dokumentasi

Foto kegiatan