Sauyunan : Penguatan Masyarakat sehat, Aktif, Tangguh dan Berdaya Saing Berbasis Potensi Kewilayahan Sukamenak, Garut Impact Storybook · 4–6 halaman dinamis per kelompok · seluruh data tetap ditampilkan
Halaman 1 · Profil & Executive Overview

Sauyunan : Penguatan Masyarakat sehat, Aktif, Tangguh dan Berdaya Saing Berbasis Potensi Kewilayahan,

8 - Desa Sukamenak Semester Genap 2025/2026 2026 KKN Kampus Berdampak "Sauyunan": Penguatan Masyarakat Sehat, Aktif, Tangguh, dan Berdaya Saing Berbasis Potensi Kewilayahan Sukamenak, Wanaraja, KAB. GARUT, JAWA BARAT
Dokumentasi utama 8 - Desa Sukamenak
Permasalahan yang dihadapi Desa Sukamenak adalah belum tersedianya data spasial desa yang lengkap dan terkini sebagai dasar dalam perencanaan dan pengelolaan wilayah. Oleh karena itu, mahasiswa Survei Pemetaan dan Informasi Geografis melaksanakan kegiatan pemetaan skala desa melalui akuisisi data lapangan menggunakan UAV (drone) dan GNSS. Data yang diperoleh kemudian diolah dan dikembangkan menjadi beberapa produk informasi spasial, yaitu peta ortofoto, peta aset desa, peta tingkat bahaya longsor, serta peta jalur evakuasi. Hasil kegiatan ini diharapkan dapat menyediakan informasi spasial yang akurat dan aktual bagi pemerintah desa sebagai dasar dalam penataan dan pengembangan wilayah, pengelolaan aset, serta mendukung upaya mitigasi dan kesiapsiagaan terhadap bencana.
3 Program kerja
3 Indikator
3 Indikator terukur
20 Bukti
Kelengkapan pengukuran perubahan 100,0%
3 dari 3 indikator memiliki baseline, target, dan capaian.
8 - Desa Sukamenak 1 / 5 · Profil & Ringkasan
Halaman 2 · Perubahan Terukur

Baseline → Capaian Aktual

Semua indikator tetap ditampilkan. Delta hanya dihitung jika baseline dan capaian numerik tersedia. Target adalah pembanding rencana, bukan penilaian otomatis.

3 indikator
Peningkatan informasi spasial Pemetaan Spasial Desa Berbasis Drone untuk Inventarisasi Aset dan Analisis Bahaya · Lingkungan
Terukur
Baseline 50 Persen (%)
Capaian 90 Persen (%)
Target: 90 Persen (%) Aktual/target: 100,0%
Δ 40 Persen (%) Perubahan 80,0%
Peningkatan turunnya angka perundungan Sosialisasi sekolah ramah anak · Sosial
Terukur
Baseline 50
Capaian 70
Target: 80 Aktual/target: 87,5%
Δ 20 Perubahan 40,0%
Pemanfaatakn design Penguatan Digitalisasi dan Identitas Produk UMKM · Ekonomi
Terukur
Baseline 50 Persen (%)
Capaian 90 Persen (%)
Target: 100 Persen (%) Aktual/target: 90,0%
Δ 40 Persen (%) Perubahan 80,0%
Peta Tiga Dimensi Dampak

Sosial

1 Program
1 Indikator
1 Terukur
  • Peningkatan turunnya angka perundungan

Ekonomi

1 Program
1 Indikator
1 Terukur
  • Pemanfaatakn design

Lingkungan

1 Program
1 Indikator
1 Terukur
  • Peningkatan informasi spasial
8 - Desa Sukamenak 2 / 5 · Perubahan & Dampak
Halaman 3 · Intervensi → Hasil → Dampak

Program, Hasil, Dampak & Nilai

3 program

Pemetaan Spasial Desa Berbasis Drone untuk Inventarisasi Aset dan Analisis Bahaya

Lingkungan SDG 11 · Kota dan Permukiman Berkelanjutan
Tujuan
Kegiatan ini bertujuan untuk menyediakan data dan informasi spasial Desa Sukamenak yang akurat, detail, dan terkini melalui pemanfaatan teknologi UAV (drone) dan GNSS. Data yang dihasilkan digunakan untuk menyusun peta ortofoto, peta aset desa, peta tingkat bahaya longsor, dan peta jalur evakuasi sebagai informasi pendukung dalam perencanaan dan penataan wilayah, pengelolaan aset desa, serta upaya mitigasi dan kesiapsiagaan terhadap bencana.
Sasaran
Perangkat desa
Hasil
Hasil utama dari kegiatan ini berupa data spasial desa yang diperoleh melalui akuisisi data lapangan menggunakan drone dan diolah menjadi beberapa produk pemetaan. Data tersebut kemudian diturunkan menjadi empat produk utama, yaitu: 1. Peta Ortofoto Desa, sebagai gambaran kondisi aktual wilayah desa dengan informasi spasial yang detail. 2. Peta Aset Desa, yang memuat persebaran dan lokasi aset yang terdapat di wilayah desa. Peta Tingkat Bahaya, yang menggambarkan tingkat bahaya berdasarkan hasil analisis spasial terhadap kondisi wilayah. 3. Peta Jalur Evakuasi, yang menunjukkan rute evakuasi yang dapat digunakan sebagai acuan dalam menghadapi kondisi darurat atau bencana. Keempat produk tersebut diharapkan dapat menjadi data dan informasi spasial pendukung bagi pemerintah desa dalam mengenali kondisi wilayah, menginventarisasi aset, memahami tingkat bahaya, serta mendukung perencanaan mitigasi dan evakuasi bencana.
Manfaat
Dampak dari kegiatan ini adalah tersedianya data spasial berupa foto tegak (ortofoto) beresolusi tinggi yang menggambarkan kondisi aktual wilayah desa secara detail dan akurat. Data tersebut dapat menjadi sumber informasi dan dasar pertimbangan bagi pemerintah desa dalam melakukan perencanaan, penataan, pengembangan wilayah, serta pengambilan keputusan berbasis kondisi spasial yang aktual. Selain itu, hasil pemetaan aset, tingkat bahaya, dan jalur evakuasi dapat mendukung desa dalam mengelola potensi wilayah dan meningkatkan kesiapsiagaan terhadap risiko bencana.
Keberlanjutan
Keberlanjutan program dilakukan dengan menyerahkan hasil pemetaan dan data spasial kepada pemerintah desa agar dapat dimanfaatkan sebagai basis data dalam perencanaan dan pengelolaan wilayah. Data ortofoto, aset desa, tingkat bahaya, dan jalur evakuasi dapat diperbarui secara berkala mengikuti perubahan kondisi wilayah, sehingga tetap relevan untuk mendukung kebutuhan desa. Selain itu, pemerintah desa diharapkan dapat mengembangkan dan mengintegrasikan data tersebut ke dalam sistem informasi desa sebagai salah satu sumber informasi dalam perencanaan pembangunan, pengelolaan aset, serta upaya mitigasi dan kesiapsiagaan bencana.

Sosialisasi sekolah ramah anak

Sosial SDG 4 · Pendidikan Berkualitas
Tujuan
Kegiatan ini bertujuan untuk: Meningkatkan pemahaman anak mengenai konsep lingkungan yang ramah dan aman bagi anak. Memberikan edukasi mengenai pengertian, bentuk, dan dampak bullying. Mendorong anak untuk membangun sikap saling menghargai, peduli, dan menghormati sesama. Memberikan pemahaman mengenai tindakan yang dapat dilakukan ketika mengalami atau menyaksikan bullying. Mendorong terciptanya lingkungan sosial yang lebih aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak.
Sasaran
Siswa SD
Hasil
Kegiatan menghasilkan peningkatan pemahaman anak mengenai pentingnya menciptakan lingkungan yang ramah dan aman, khususnya dalam mencegah perilaku bullying. Anak-anak memperoleh pemahaman mengenai berbagai bentuk bullying, dampak yang ditimbulkan, serta tindakan yang dapat dilakukan ketika mengalami maupun melihat tindakan tersebut. Melalui kegiatan interaktif, peserta juga didorong untuk menerapkan sikap saling menghargai, peduli, berani berbicara, dan tidak melakukan perundungan terhadap teman.
Manfaat
Kegiatan ini memberikan dampak berupa meningkatnya kesadaran dan pemahaman anak mengenai pentingnya menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan saling menghargai. Anak menjadi lebih mampu mengenali perilaku bullying serta memahami pentingnya menghargai perbedaan dan menjaga perasaan teman. Dalam jangka panjang, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong terbentuknya interaksi sosial yang lebih positif dan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak di Desa Sukamenak.

Penguatan Digitalisasi dan Identitas Produk UMKM

Ekonomi SDG 8 · Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi
Tujuan
Kegiatan ini bertujuan untuk: 1. Mendorong pelaku UMKM untuk memanfaatkan sistem pembayaran digital melalui QRIS. 2. Meningkatkan kemudahan dan efisiensi proses transaksi bagi pelaku usaha dan konsumen. 3. Membantu UMKM memiliki identitas visual dan desain produk yang lebih menarik dan informatif. 4. Meningkatkan daya tarik dan profesionalitas produk UMKM
Sasaran
Masyarakat umum
Hasil
Kegiatan menghasilkan penerapan sistem pembayaran digital melalui QRIS pada UMKM serta desain produk yang lebih menarik dan informatif. Pelaku UMKM mendapatkan pendampingan dalam pemanfaatan QRIS sebagai alternatif pembayaran bagi konsumen. Selain itu, UMKM memperoleh desain yang dapat digunakan untuk meningkatkan identitas dan tampilan produk, seperti logo, label, dan desain kemasan. Hasil kegiatan memberikan dukungan bagi UMKM dalam meningkatkan profesionalitas, kemudahan transaksi, dan daya tarik produk.
Manfaat
Kegiatan ini memberikan dampak berupa meningkatnya pemanfaatan teknologi digital oleh pelaku UMKM dalam kegiatan usaha. Penggunaan QRIS memberikan alternatif pembayaran yang lebih praktis bagi konsumen, sedangkan pengembangan desain produk membantu meningkatkan daya tarik, identitas, dan profesionalitas produk UMKM. Dengan adanya digitalisasi tersebut, UMKM diharapkan memiliki kesiapan yang lebih baik dalam mengikuti perkembangan pola transaksi dan persaingan usaha di era digital.
Keberlanjutan
Keberlanjutan program dilakukan dengan mendorong pelaku UMKM untuk menggunakan QRIS secara konsisten dalam kegiatan transaksi serta terus memanfaatkan desain dan identitas produk yang telah dikembangkan. Pelaku UMKM juga diharapkan dapat melakukan pengembangan secara mandiri terhadap kemasan, media promosi, dan pemasaran digital sesuai dengan perkembangan usaha.
Hasil Utama
Kegiatan menghasilkan data spasial Desa Sukamenak berupa ortofoto beresolusi tinggi yang menggambarkan kondisi aktual wilayah desa. Data tersebut kemudian dikembangkan menjadi beberapa produk pemetaan, yaitu peta ortofoto, peta aset desa, peta tingkat bahaya longsor, dan peta jalur evakuasi. Hasil pemetaan menyediakan informasi mengenai kondisi wilayah, persebaran aset, tingkat bahaya, serta alternatif jalur evakuasi yang dapat digunakan sebagai data pendukung bagi pemerintah desa dalam perencanaan dan penataan wilayah, pengelolaan aset, serta peningkatan kesiapsiagaan terhadap bencana.
Dampak
Kegiatan ini memberikan dampak berupa tersedianya data dan informasi spasial Desa Sukamenak yang lebih lengkap, akurat, dan terkini sebagai pendukung perencanaan dan pengelolaan wilayah. Ortofoto beresolusi tinggi dapat dimanfaatkan sebagai gambaran kondisi aktual desa untuk mendukung penataan dan pengembangan wilayah. Sementara itu, peta aset desa membantu pemerintah desa dalam mengidentifikasi dan mengelola aset secara lebih terarah. Peta tingkat bahaya longsor dan jalur evakuasi juga dapat meningkatkan pemahaman serta kesiapsiagaan masyarakat dan pemerintah desa terhadap potensi bencana
Rekomendasi
Disarankan agar pemerintah Desa Sukamenak dapat memanfaatkan dan mengintegrasikan seluruh hasil pemetaan ke dalam sistem informasi dan perencanaan desa sebagai data pendukung dalam pengambilan keputusan. Data spasial yang telah dihasilkan juga perlu diperbarui secara berkala untuk menyesuaikan dengan perubahan kondisi dan perkembangan wilayah. Selain itu, peta tingkat bahaya dan jalur evakuasi dapat disosialisasikan kepada masyarakat serta digunakan sebagai dasar dalam perencanaan mitigasi dan kesiapsiagaan bencana.
Tindak Lanjut
Mengembangkan website desa agar informasi spasial dapat terpublikasi dengan baik
Seluruh Luaran / Solusi
Peta Otrtopoto, Peta Aset desa, Peta Analisis bahaya dan pembuatan papan informasi desa sukamenak
Penyebaran poster anti bully
Design Identitas Produk
8 - Desa Sukamenak 3 / 5 · Program & Hasil
Halaman 4 · Evidence

Dokumentasi, Artikel, Video & Dokumen

Semua foto dan tautan bukti dari versi sebelumnya tetap dimuat pada halaman ini.

17 foto · 3 tautan
8 - Desa Sukamenak 4 / 5 · Bukti & Luaran
Halaman 5 · Tim & Keberlanjutan

DPL, Seluruh Mahasiswa & Tindak Lanjut

9 mahasiswa
Dosen Pembimbing Lapangan Tania Septi Anggraini
AS
Ashfia Sofiyani Husein 2304008 · Survei Pemetaan dan Informasi Geografis - D4
D
Deden 2305064 · Survei Pemetaan dan Informasi Geografis - D4
HA
Handaru Akmal Panandjoeng 2307170 · Survei Pemetaan dan Informasi Geografis - D4
IF
Ilman Fadilah Rahmatilah 2300033 · Survei Pemetaan dan Informasi Geografis - D4
KS
Kayla Sabrina Putri 2309610 · Survei Pemetaan dan Informasi Geografis - D4
MH
Mualifah Hidayatul Mu’minah 2304269 · Survei Pemetaan dan Informasi Geografis - D4
MT
Muhammad Thufail Makarim 2301390 · Survei Pemetaan dan Informasi Geografis - D4
SI
Salwa Izdihar Jinan 2312132 · Survei Pemetaan dan Informasi Geografis - D4
YA
Yunan Aryagama 2308721 · Survei Pemetaan dan Informasi Geografis - D4
Rekomendasi
Disarankan agar pemerintah Desa Sukamenak dapat memanfaatkan dan mengintegrasikan seluruh hasil pemetaan ke dalam sistem informasi dan perencanaan desa sebagai data pendukung dalam pengambilan keputusan. Data spasial yang telah dihasilkan juga perlu diperbarui secara berkala untuk menyesuaikan dengan perubahan kondisi dan perkembangan wilayah. Selain itu, peta tingkat bahaya dan jalur evakuasi dapat disosialisasikan kepada masyarakat serta digunakan sebagai dasar dalam perencanaan mitigasi dan kesiapsiagaan bencana.
Tindak Lanjut
Mengembangkan website desa agar informasi spasial dapat terpublikasi dengan baik
Transparansi pengukuran: perubahan hanya dihitung jika baseline dan capaian tersedia. Tidak ada data laporan yang dihilangkan dalam komposisi dinamis 4–6 halaman.