English Conversation and Mosaic
Sosial
Lingkungan
SDG 4 · Pendidikan Berkualitas
-
Tujuan
-
Meningkatkan kemampuan dasar bahasa Inggris melalui pengenalan kosakata sederhana dan percakapan singkat, serta mengembangkan kreativitas, ketelitian, dan kerja sama anak melalui kegiatan membuat mosaic dalam suasana belajar yang menyenangkan.
-
Sasaran
-
Siswa SD
-
Hasil
-
Sebanyak 42 siswa SD mengikuti kegiatan English Conversation and Mosaic. Peserta memperoleh kosakata baru dalam bahasa Inggris melalui pembelajaran yang interaktif serta berhasil membuat karya mosaic. Selama kegiatan berlangsung peserta menunjukkan antusiasme dan keterlibatan aktif dalam setiap sesi pembelajaran.
-
Manfaat
-
Program meningkatkan minat belajar anak terhadap bahasa Inggris melalui metode yang menyenangkan. Selain bertambahnya pengetahuan kosakata, peserta juga mengembangkan kreativitas, ketelitian, kemampuan bekerja sama, dan kepercayaan diri dalam mengikuti proses pembelajaran.
-
Keberlanjutan
-
Kegiatan dapat dilanjutkan oleh guru maupun relawan melalui pembelajaran bahasa Inggris sederhana yang dipadukan dengan aktivitas kreatif di sekolah. Model pembelajaran ini dapat diterapkan secara berkala sebagai kegiatan pengisi waktu luang sekaligus mendukung peningkatan literasi dan kreativitas siswa sekolah dasar.
Menuju Sukapura Zero Waste
Sosial
Lingkungan
SDG 3 · Kehidupan Sehat dan Sejahtera
-
Tujuan
-
Membantu mengasah kreatifitas anak-anak dan membantu anak-anak untuk mengetahui tentang pemilihan sampah
-
Sasaran
-
Anak usia dini, Siswa SD, Siswa SMP
-
Hasil
-
Peserta memperoleh pemahaman mengenai jenis sampah, prinsip 3R, serta mampu mempraktikkan pembuatan ecoprint sebagai bentuk pemanfaatan bahan alami. Kegiatan berlangsung dengan partisipasi dan antusiasme yang tinggi.
-
Manfaat
-
Program meningkatkan kepedulian peserta terhadap kebersihan lingkungan, mendorong kebiasaan memilah sampah sejak dini, serta mengembangkan kreativitas melalui pemanfaatan bahan-bahan alami menjadi karya yang bernilai.
-
Keberlanjutan
-
Materi 3R dan praktik ecoprint dapat diterapkan kembali oleh sekolah sebagai kegiatan pembelajaran maupun ekstrakurikuler sehingga budaya peduli lingkungan dapat terus dikembangkan.
Event Senam, Lomba Seru dan Doorprize serta penayangan AfterMovie
Sosial
Lingkungan
SDG 3 · Kehidupan Sehat dan Sejahtera
-
Tujuan
-
Meningkatkan kebersamaan dan mempererat silaturahmi antarwarga Desa Sukapura.
-
Sasaran
-
Anak usia dini, Siswa SD, Siswa SMP, Ibu/PKK, Masyarakat umum
-
Hasil
-
Terlaksananya senam bersama yang diikuti masyarakat sebagai upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya aktivitas fisik. Serta Terlaksananya lomba seru yang berhasil mempererat kebersamaan, kekompakan, dan interaksi antarwarga.
-
Manfaat
-
Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pola hidup sehat melalui aktivitas fisik. Mempererat tali silaturahmi, kebersamaan, dan kekompakan antarwarga.
-
Keberlanjutan
-
Senam bersama dapat dijadikan kegiatan rutin desa. Kegiatan kebersamaan seperti lomba dapat diselenggarakan pada peringatan hari besar atau agenda desa.
Sosialisasi kesehatan reproduksi remaja putri dan pencegahan penyakit menular seksual
Sosial
Lingkungan
SDG 3 · Kehidupan Sehat dan Sejahtera
-
Tujuan
-
Meningkatkan
pengetahuan remaja
putri mengenai kesehatan
reproduksi,perubahan
pada masa pubertas,
cara menjaga
kebersihan organ
reproduksi, serta
pencegahan penyakit
menular seksual.
-
Sasaran
-
Siswa SD, Siswa SMP
-
Hasil
-
Peserta dapat
Memahami mengenai
kesehatan reproduksi
dan pencegahan
penyakit menular
seksual.
peserta sangat aktif dan
banyak bertanya tentang
materi yang sudah
diberikan.
-
Manfaat
-
Peserta dapat
Memahami mengenai
kesehatan reproduksi
dan pencegahan
penyakit menular
seksual.
peserta sangat aktif dan
banyak bertanya tentang
materi yang sudah
diberikan.
-
Keberlanjutan
-
program ini sudah tersusun dengan adanya posrem di dusun lamuniser yang sudah berjalan dengan baik
Kolaborasi dengan Puskesmas Mengenai Cegah Stunting
Sosial
Lingkungan
SDG 3 · Kehidupan Sehat dan Sejahtera
-
Tujuan
-
Mendukung upaya pencegahan stunting melalui pemberian media edukasi (buku saku), alat ukur (metline) dan makanan tambahan bergizi (puding daun kelor)
-
Sasaran
-
Ibu/PKK, Keluarga/rumah tangga, Masyarakat umum
-
Hasil
-
Masyarakat dapat mengetahui faktor utama dan pencegahan dari stunting serta dapat menyadari faktor dan ciri tersebut
-
Manfaat
-
mendukung pertumbuhan fisik anak secara optimal sehingga tinggi dan berat badan sesuai dengan usianya.
-
Keberlanjutan
-
Materi penyuluhan dan edukasibuku saku serta makanan bergizi dapat di lakukan secara rutin
BrandRise UMKM, Go Digital
Sosial
Ekonomi
-
Tujuan
-
Bertujuan membantu para pelaku UMKM untuk pembuatan logo, branding dan medias sosial
-
Sasaran
-
Pelaku UMKM
-
Hasil
-
Meningkatnya pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM dalam membangun identitas merek (branding) serta memanfaatkan platform digital sebagai media promosi, sehingga UMKM memiliki logo, kemasan, dan media pemasaran digital yang lebih menarik untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing usaha
-
Manfaat
-
Pelaku UMKM memiliki kemampuan dalam membangun citra merek, memanfaatkan media digital untuk promosi, memperluas pasar, dan meningkatkan daya saing produk.
-
Keberlanjutan
-
Pelaku UMKM diharapkan terus menerapkan dan mengembangkan strategi branding serta aktif memanfaatkan media digital untuk promosi secara konsisten. Identitas merek, media sosial, dan Google Maps yang telah dibuat dapat dikelola secara mandiri agar jangkauan pasar semakin luas dan mendukung keberlanjutan perkembangan usaha.
Pendampingan UMKM
Sosial
Ekonomi
SDG 8 · Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi
SDG 9 · Industri, Inovasi dan Infrastruktur
SDG 12 · Konsumsi dan Produksi Bertanggung Jawab
-
Tujuan
-
Membantu pelaku UMKM (homemade) untuk membrandingkan seperti logo, packaging dan media sosia
-
Sasaran
-
Pelaku UMKM
-
Hasil
-
Teridentifikasinya kebutuhan dan potensi masing-masing UMKM melalui pendampingan langsung, serta meningkatnya pemahaman pelaku UMKM mengenai pengembangan usaha, branding, dan pemasaran digital sesuai dengan kondisi usahanya.
-
Manfaat
-
Membantu pelaku UMKM memperoleh pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan usahanya, meningkatkan pemahaman dalam pengelolaan dan pengembangan usaha, serta mendorong penerapan strategi pemasaran dan branding yang lebih efektif.
-
Keberlanjutan
-
Pelaku UMKM diharapkan terus menerapkan hasil pendampingan dalam pengelolaan usahanya serta melanjutkan pengembangan branding, pemasaran, dan digitalisasi secara mandiri. Data dan hasil identifikasi kebutuhan UMKM juga dapat dimanfaatkan oleh pemerintah desa atau pihak terkait sebagai dasar pembinaan lanjutan.
Sosialisasi Stop Bullying
Sosial
Lingkungan
SDG 4 · Pendidikan Berkualitas
SDG 5 · Kesetaraan Gender
-
Tujuan
-
Membangun kesadaran kepada anak-anak sejak dini jenis-jenis perundundungan (fisik, sosial, verbal) dan dampak dari bullying
-
Sasaran
-
Siswa SD, Siswa SMP
-
Hasil
-
Meningkatnya pemahaman dan kesadaran siswa mengenai bentuk, dampak, serta cara mencegah bullying, sehingga tumbuh sikap saling menghargai, peduli, dan berani menolak maupun melaporkan tindakan perundungan.
-
Manfaat
-
Meningkatkan kesadaran siswa untuk saling menghormati, mencegah terjadinya perilaku bullying, serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan kondusif bagi proses belajar.
-
Keberlanjutan
-
Sekolah diharapkan terus menanamkan nilai-nilai saling menghargai dan anti-bullying melalui kegiatan pembiasaan, edukasi, serta pengawasan dari guru dan orang tua. Siswa juga diharapkan menerapkan sikap saling menghormati dalam kehidupan sehari-hari untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.
Rocket Stove dan Tempat Sampah Fasilitas Umum
Lingkungan
SDG 3 · Kehidupan Sehat dan Sejahtera
SDG 7 · Energi Bersih dan Terjangkau
SDG 17 · Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
-
Tujuan
-
Menyediakan fasilitas umum berupa rocket stove dan tempat sampah untuk mendukung kegiatan masyarakat, meningkatkan kebersihan lingkungan, serta mendorong penggunaan sarana memasak yang lebih hemat bahan bakar, minim asap, dan ramah lingkungan.
-
Sasaran
-
Masyarakat umum
-
Hasil
-
Tersedianya rocket stove dan tempat sampah sebagai fasilitas umum yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mendukung kegiatan bersama, meningkatkan kebersihan lingkungan, dan pembakaran sampah yang minim asap.
-
Manfaat
-
Meningkatkan kebersihan dan kenyamanan lingkungan melalui penyediaan tempat sampah, serta mendukung kegiatan masyarakat dengan rocket stove yang lebih hemat bahan bakar, minim asap, dan ramah lingkungan.
-
Keberlanjutan
-
Masyarakat dan pemerintah desa diharapkan memanfaatkan, merawat, dan mengelola rocket stove serta tempat sampah secara berkelanjutan. Selain itu, perlu dilakukan pembiasaan menjaga kebersihan lingkungan dan penggunaan rocket stove sesuai fungsinya agar manfaat fasilitas dapat dirasakan dalam jangka panjang
Penanganan Pertama Cedera
Sosial
Lingkungan
SDG 3 · Kehidupan Sehat dan Sejahtera
-
Tujuan
-
Meningkatkan
keterampilan sasaran
dalam memberikan
pertolongan pertama
pada cedera
olahraga/sehari-hari
-
Sasaran
-
Pemuda/karang taruna, Ibu/PKK, Masyarakat umum
-
Hasil
-
Masyarakat menjadi tahu dan melek tentang pentingnya penanganan pertama pada saat cedera agar tidak menimbulkan sakit yang berlebih
-
Manfaat
-
Masyarakat dapat
mengetahui dan bisa
mempraktekkan
penanganan pertama
pada cedera ringan
-
Keberlanjutan
-
ilmu yang kami sampaikan sudah di praktekan oleh beberapa warga, semoga kedepannya banyak warga yang mengikuti nya
Hasil Utama
Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pendidikan Indonesia Kelompok 25 di Desa Sukapura, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat melalui pendekatan partisipatif berbasis potensi dan kebutuhan wilayah. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara, ditemukan beberapa permasalahan utama, meliputi pengelolaan sampah yang belum optimal, tantangan pada bidang pendidikan dan perkembangan anak, isu kesehatan seperti stunting, kesehatan reproduksi remaja, keterbatasan kapasitas UMKM dalam branding dan pemasaran digital, serta perlunya peningkatan partisipasi masyarakat dalam kegiatan sosial. Untuk menjawab permasalahan tersebut, mahasiswa melaksanakan sepuluh program kerja melalui metode edukasi, penyuluhan, pelatihan, pendampingan, praktik langsung, serta kolaborasi dengan pemerintah desa, puskesmas, sekolah, dan masyarakat. Program yang dilaksanakan meliputi edukasi lingkungan dan ecoprinting, pembelajaran bahasa Inggris dan mosaik, pelatihan penanganan pertama cedera, sosialisasi kesehatan reproduksi, pencegahan stunting, pendampingan dan digitalisasi UMKM, pembangunan rocket stove dan tempat sampah, sosialisasi anti-bullying, serta kegiatan olahraga dan pemberdayaan masyarakat. Seluruh program berhasil direalisasikan dengan baik selama masa KKN dan menunjukkan hasil berupa meningkatnya pengetahuan, keterampilan, serta partisipasi masyarakat di berbagai bidang. Selain memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, kegiatan ini juga menghasilkan luaran berupa profil desa, publikasi media massa, artikel ilmiah, dan video dokumentasi sebagai bentuk diseminasi hasil pengabdian serta dukungan terhadap pembangunan Desa Sukapura yang berkelanjutan.
Dampak
Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pendidikan Indonesia Kelompok 25 di Desa Sukapura memberikan dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan partisipasi masyarakat dalam bidang lingkungan, pendidikan, kesehatan, ekonomi, serta sosial. Melalui berbagai kegiatan edukasi, pelatihan, pendampingan, dan kolaborasi dengan pemerintah desa serta mitra terkait, masyarakat memperoleh pemahaman mengenai pengelolaan sampah, kesehatan reproduksi, pencegahan stunting, penanganan cedera, serta penguatan kapasitas UMKM melalui branding dan pemasaran digital. Program yang dilaksanakan juga mendorong kreativitas dan karakter anak melalui kegiatan edukatif, mempererat kebersamaan masyarakat melalui kegiatan olahraga, serta menyediakan sarana pendukung pengelolaan lingkungan. Selain dampak langsung kepada masyarakat, kegiatan KKN menghasilkan luaran berupa dokumen profil desa, publikasi di media massa, artikel ilmiah, dan video dokumentasi sebagai bentuk diseminasi hasil pengabdian. Secara keseluruhan, program KKN berhasil memperkuat kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat serta memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan Desa Sukapura yang lebih sehat, aktif, tangguh, dan berdaya saing.
Rekomendasi
Keberlanjutan program perlu didukung melalui pendampingan lanjutan, penetapan penanggung jawab di tingkat desa, serta penguatan kolaborasi antara pemerintah desa, mitra, dan masyarakat. Program-program yang telah memberikan dampak positif, seperti edukasi lingkungan, kesehatan, dan pemberdayaan UMKM, diharapkan dapat direplikasi dan dikembangkan pada sasaran yang lebih luas agar manfaatnya semakin berkelanjutan.
Tindak Lanjut
Sebagai tindak lanjut, hasil dan luaran kegiatan diserahkan kepada pemerintah desa dan mitra sebagai bahan pengembangan program. Keberlanjutan kegiatan diharapkan dapat dilakukan melalui pendampingan oleh pemerintah desa, mitra, maupun kelompok KKN berikutnya, disertai penguatan kemitraan dan pemanfaatan sumber daya lokal agar program yang telah dilaksanakan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Sukapura.