Halaman 1 · Profil & Executive Overview
Sauyunan Berdampak untuk Pemberdayaan Kesehatan, Pendidikan, UMKM, dan Pariwisata di Desa Cimarga
Desa Cimarga, Kecamatan Cisitu, Kabupaten Sumedang, memiliki potensi unggulan pada sektor UMKM berbasis kopi dan cengkeh serta wisata budaya, khususnya Situs Makam Prabu Tadjimalela. Namun, desa ini masih menghadapi berbagai permasalahan, antara lain terbatasnya promosi dan pemasaran produk UMKM, kurangnya sarana informasi dan penunjuk arah, pengelolaan destinasi wisata yang belum optimal, tingginya kasus hipertensi, rendahnya penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta masih perlunya peningkatan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung pada anak-anak. Untuk menjawab permasalahan tersebut, Kelompok 36 KKN Universitas Pendidikan Indonesia melaksanakan program pengabdian masyarakat yang meliputi penyuluhan pencegahan hipertensi dan PHBS, edukasi PHBS di sekolah dasar, pendampingan calistung melalui program CIMARGA, pelatihan pijat refleksi sebagai upaya pencegahan hipertensi, pembuatan papan informasi Makam Prabu Tadjimalela, penyusunan guidebook marketplace bagi pelaku UMKM, serta pemasangan penanda arah antar-dusun. Kegiatan dilaksanakan melalui observasi, koordinasi dengan pemerintah desa, sosialisasi, dan pendampingan langsung kepada masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan hipertensi dan PHBS, meningkatnya kemampuan siswa dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, berkembangnya kemampuan literasi dasar anak, tersedianya papan informasi situs budaya dan penanda arah antar-dusun, serta meningkatnya pemahaman pelaku UMKM mengenai pemasaran digital. Program ini memberikan dampak positif dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan pariwisata Desa Cimarga secara berkelanjutan.
7
Program kerja
7
Indikator
6
Indikator terukur
23
Bukti
Kelengkapan pengukuran perubahan
85,7%
6
dari
7
indikator memiliki baseline,
target, dan capaian.