Logo UPI KKN UPIMahasiswa Berdampak
KKN Kampus Berdampak "Sauyunan": Penguatan Masyarakat Sehat, Aktif, Tangguh, dan Berdaya Saing Berbasis Potensi Kewilayahan

Pemberdayaan Masyarakat melalui Program Pendidikan, Olahraga, Keagamaan, dan Pengembangan Potensi Desa di Desa Cikareo Selatan

Cikareo Selatan, Wado, KAB. SUMEDANG · DPL Ayu Prameswari Kusuma Astuti

Program KKN memberikan dampak positif terhadap aspek sosial, pendidikan, dan lingkungan. Sarana umum yang telah diperbaiki menjadi lebih nyaman dimanfaatkan masyarakat, kegiatan olahraga meningkatkan kebersamaan warga, serta pendampingan di sekolah memberikan motivasi belajar kepada siswa. Selain itu, pemasangan penanda arah membantu memperkenalkan potensi wisata desa sehingga diharapkan mampu mendukung pengembangan ekonomi masyarakat di masa mendatang.

Kegiatan KKN selama 40 hari di Desa Cikareo Selatan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, melalui berbagai kegiatan yang memberikan pengalaman, pembelajaran, dan kontribusi bagi masyarakat desa.
Program

Program dan hasil kegiatan

Program ditampilkan dalam accordion agar tetap nyaman dibaca ketika satu kelompok memiliki banyak kegiatan.

01 SAPA CIKAREO ( SARANA PARIWISATA GUNUNG CIKAREO ) Sosial Lingkungan Ekonomi
Pengembangan Fasilitas Model Layanan Sosial · Siap Digunakan

Penerima: Keong Adventure (Pengelola Gunung Cikareo). Pengelola: Keong Adventure.

Hasil

Program SAPA CIKAREO berhasil menghasilkan sarana pendukung wisata berupa peta rute pendakian, papan penunjuk arah menuju puncak, plakat identitas puncak, banner edukasi Sapta Pesona, serta dokumen rekomendasi program pengembangan destinasi wisata jangka pendek dan jangka panjang. Sarana tersebut dipasang sebagai media informasi bagi wisatawan sekaligus mendukung promosi dan pengelolaan wisata Gunung Cikareo.

Dampak/manfaat

Program ini memudahkan wisatawan dalam memperoleh informasi mengenai jalur pendakian dan arah menuju puncak sehingga meningkatkan kenyamanan, keamanan, dan pengalaman berwisata. Banner edukasi Sapta Pesona juga mendorong pengunjung untuk menjaga kebersihan, ketertiban, keamanan, dan kelestarian lingkungan wisata. Selain itu, keberadaan sarana pendukung wisata diharapkan dapat meningkatkan daya tarik dan memperkuat promosi destinasi Gunung Cikareo.

Melakukan pengembangan sarana pendukung wisata Gunung Cikareo melalui pemasangan plakat identitas, papan penunjuk arah, peta rute pendakian, banner Sapta Pesona, serta penyusunan rekomendasi pengembangan wisata jangka pendek dan jangka panjang untuk mendukung promosi dan pengelolaan destinasi.
02 PENKES (Peningkatan Kesehatan Masyarakat Desa Cikareo Selatan) Sosial Lingkungan Ekonomi
Program Peningkatan Kesehatan Masyarakat Media Edukasi · Sudah Diterapkan

Penerima: Kader Posyandu. Pengelola: Kader Posyandu.

Hasil

Program PENKES berhasil melaksanakan pemeriksaan Penyakit Tidak Menular (PTM), observasi kesehatan lingkungan (Kesling), edukasi mengenai pencegahan hipertensi, edukasi gizi dan pencegahan stunting, serta pendampingan pelayanan Posyandu di Dusun Cimirun, Bunter, dan Elos. Seluruh kegiatan dilaksanakan bekerja sama dengan kader Posyandu Desa Cikareo Selatan sehingga pelayanan kesehatan dan penyuluhan dapat menjangkau masyarakat secara lebih efektif.

Dampak/manfaat

Program meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pencegahan stunting sejak dini melalui pemenuhan gizi yang baik serta pentingnya deteksi dini dan pengendalian hipertensi melalui pemeriksaan kesehatan rutin dan penerapan pola hidup sehat. Pendampingan Posyandu bersama kader kesehatan juga memperkuat pelayanan kesehatan ibu, balita, dan lansia, serta mendorong masyarakat untuk lebih aktif menjaga kesehatan diri dan lingkungan.

Melaksanakan observasi kesehatan lingkungan, pemeriksaan Penyakit Tidak Menular (PTM), edukasi pencegahan stunting dan hipertensi, pelayanan Posyandu di Dusun Cimirun, Bunter, dan Elos, serta observasi pengelolaan sampah melalui kolaborasi bersama kader Posyandu Desa Cikareo Selatan.
03 PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) di Desa Cikareo Selatan Sosial Lingkungan
Kegiatan edukasi PHBS kepada siswa SDN Bunter yang dikolaborasikan dengan kegiatan mengajar Media Edukasi · Sudah Diterapkan

Penerima: SDN Bunter. Pengelola: SDN Bunter.

Hasil

Program PHBS berhasil dilaksanakan melalui edukasi kepada masyarakat dan siswa SDN Bunter mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Kegiatan meliputi penyampaian materi menggunakan media presentasi (PPT), sosialisasi pentingnya Makan Bergizi Gratis (MBG), demonstrasi enam langkah mencuci tangan yang benar, serta praktik langsung bersama peserta. Pelaksanaan program dilakukan melalui kolaborasi antara mahasiswa KKN, kader kesehatan Desa Cikareo Selatan, dan pihak SDN Bunter sebagai bagian dari kegiatan mengajar di sekolah.

Dampak/manfaat

Program meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat serta siswa mengenai pentingnya menerapkan PHBS dalam kehidupan sehari-hari. Siswa memperoleh pemahaman tentang kebiasaan mencuci tangan yang benar dan pentingnya mengonsumsi makanan bergizi untuk mendukung pertumbuhan dan kesehatan. Kolaborasi dengan kader kesehatan memperkuat penyampaian edukasi sehingga diharapkan kebiasaan hidup bersih dan sehat dapat diterapkan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Memberikan edukasi kepada masyarakat dan siswa SDN Bunter mengenai penerapan PHBS, praktik cuci tangan yang benar, serta pentingnya Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui kegiatan sosialisasi dan demonstrasi bersama kader kesehatan. Memberikan edukasi kepada masyarakat dan siswa SDN Bunter mengenai penerapan PHBS, praktik cuci tangan yang benar, serta pentingnya Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui kegiatan sosialisasi dan demonstrasi bersama kader kesehatan.
04 Edukasi Grooming, Pariwisata, dan Budaya Indonesia di SDN Bunter Sosial Lingkungan
Media Edukasi Media Edukasi · Sudah Diterapkan

Penerima: SDN Bunter. Pengelola: SDN Bunter.

Hasil

Program berhasil memberikan edukasi kepada siswa SDN Bunter mengenai pentingnya grooming dalam kehidupan sehari-hari melalui materi tentang menjaga kebersihan dan kerapihan rambut, pakaian, serta kuku. Selain itu, siswa memperoleh pengenalan mengenai potensi pariwisata dan keberagaman budaya Indonesia melalui media presentasi dan kegiatan interaktif yang disesuaikan dengan usia peserta.

Dampak/manfaat

Program meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan kerapihan diri sebagai bagian dari pembentukan karakter dan pola hidup sehat. Selain itu, kegiatan ini menumbuhkan rasa bangga terhadap kekayaan pariwisata dan budaya Indonesia, sehingga mendorong siswa untuk lebih mengenal, menghargai, dan melestarikan warisan budaya bangsa sejak usia dini.

05 BRANDUM (BRANDING UMKM) Sosial Ekonomi
Paket Branding UMKM Desa Cikareo Selatan Desain Kemasan/Identitas Merek · Sudah Diserahkan

Penerima: UMKM/Pelaku Usaha. Pengelola: UMKM Arang UMKM Kerupuk Dapros UMKM Gula Aren Desa Cikareo Selatan.

Hasil

Program BRANDUM berhasil memberikan pendampingan branding kepada tiga UMKM di Desa Cikareo Selatan, yaitu UMKM Arang, UMKM Kerupuk Dapros, dan UMKM Gula Aren. Kegiatan meliputi observasi proses produksi dan potensi pemasaran, penyusunan nama merek, pembuatan logo, desain label dan kemasan produk, serta penyusunan media promosi digital untuk mendukung pemasaran. Seluruh hasil branding telah diserahkan kepada masing-masing pelaku UMKM sebagai identitas resmi produk.

Dampak/manfaat

Program meningkatkan identitas dan profesionalisme produk UMKM sehingga lebih menarik bagi konsumen. Logo, kemasan, dan label yang informatif memberikan nilai tambah pada produk, sementara media promosi digital membantu memperluas jangkauan pemasaran. Melalui program ini, pelaku UMKM memperoleh pemahaman mengenai pentingnya branding sebagai strategi untuk meningkatkan daya saing dan memperkuat citra produk lokal.

06 Berbenah Lapangan Voli Sosial Lingkungan
Berbenah Lapangan Voli Infrastruktur Skala Komunitas · Digunakan Rutin

Penerima: Masyarakat Umum. Pengelola: Masyarakat Umum Desa Cikareo Selatan.

Hasil

Lapangan voli berhasil dibersihkan, ditata, dan diperbaiki sehingga dapat dimanfaatkan kembali oleh masyarakat sebagai fasilitas olahraga desa.

Dampak/manfaat

Masyarakat memperoleh fasilitas olahraga yang lebih layak, aman, dan nyaman sehingga dapat meningkatkan aktivitas fisik, mempererat kebersamaan, dan mendorong semangat gotong royong.

07 Turnamen Voli Antar RW Desa Cikareo Selatan Sosial Lingkungan
Turnamen Voli Antar RW Desa Cikareo Selatan Model Layanan Sosial · Sudah Diterapkan

Penerima: Masyarakat Umum. Pengelola: Masyarakat Umum Desa Cikareo Selatan.

Hasil

Turnamen voli kategori putra dan putri berhasil diselenggarakan dengan partisipasi aktif masyarakat dari berbagai RW di Desa Cikareo Selatan.

Dampak/manfaat

Kegiatan meningkatkan sportivitas, mempererat silaturahmi antarwarga, mendorong gaya hidup sehat, serta menjadi wadah bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan positif di desa.

08 Sosialisasi Pencegahan Bullying di SDN Bunter Sosial Lingkungan
Media Edukasi Pencegahan Bullying untuk Siswa SD Media Edukasi · Sudah Diserahkan

Penerima: SDN Bunter. Pengelola: SDN Bunter.

Hasil

Program sosialisasi pencegahan bullying berhasil dilaksanakan kepada siswa SDN Bunter melalui penyampaian materi interaktif mengenai pengertian bullying, bentuk-bentuk bullying, dampak yang ditimbulkan, serta langkah-langkah pencegahannya. Kegiatan didukung dengan media presentasi, diskusi, dan permainan edukatif yang mendorong siswa untuk memahami pentingnya saling menghargai dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman serta nyaman.

Dampak/manfaat

Program meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai pentingnya menghormati sesama, menghindari perilaku bullying, serta berani melaporkan apabila melihat atau mengalami perundungan. Kegiatan ini juga membantu menumbuhkan sikap empati, toleransi, dan kepedulian antarteman sehingga mendukung terciptanya lingkungan belajar yang positif dan kondusif.

Dampak

Dampak dan keberlanjutan

Dampak kegiatan

Program KKN memberikan dampak positif terhadap aspek sosial, pendidikan, dan lingkungan. Sarana umum yang telah diperbaiki menjadi lebih nyaman dimanfaatkan masyarakat, kegiatan olahraga meningkatkan kebersamaan warga, serta pendampingan di sekolah memberikan motivasi belajar kepada siswa. Selain itu, pemasangan penanda arah membantu memperkenalkan potensi wisata desa sehingga diharapkan mampu mendukung pengembangan ekonomi masyarakat di masa mendatang.

Tindak lanjut

Hasil program akan diserahkan kepada pemerintah Desa Cikareo Selatan sebagai bentuk keberlanjutan kegiatan. Mahasiswa mendorong masyarakat untuk terus memanfaatkan dan memelihara fasilitas yang telah diperbaiki serta melanjutkan kegiatan pendidikan, olahraga, dan pemberdayaan masyarakat secara mandiri. Selain itu, komunikasi antara pemerintah desa dan perguruan tinggi diharapkan tetap terjalin sebagai dasar pelaksanaan program pengabdian berikutnya. Kalau kelompokmu memiliki daftar program kerja lengkap, saya bisa membuat isi kolom ini lebih spesifik sehingga benar-benar sesuai dengan kegiatan yang kalian laksanakan dan lebih kuat untuk laporan KKN.

Dokumentasi

Foto kegiatan