Logo UPI KKN UPIMahasiswa Berdampak
KKN Kampus Berdampak "Sauyunan": Penguatan Masyarakat Sehat, Aktif, Tangguh, dan Berdaya Saing Berbasis Potensi Kewilayahan

KKN Kampus Berdampak “Sauyunan”: Penguatan Masyarakat Sehat, Aktif, Tangguh, dan Berdaya Saing Berbasis Potensi Kewilayahan Desa Pajagan

Pajagan, Cisitu, KAB. SUMEDANG · DPL Sri Wulan Lindasari

RINGKASAN DAMPAK Pelaksanaan KKN Kelompok 23 di Desa Pajagan memberikan dampak positif dalam bidang digitalisasi informasi, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat. Pemasangan QR Barcode Informasi Desa membantu memudahkan masyarakat dan wisatawan dalam memperoleh informasi mengenai profil desa, UMKM, destinasi wisata, dan lokasi penting sekaligus mendukung promosi potensi ekonomi dan pariwisata desa. Dalam bidang pendidikan, kegiatan pendampingan olahraga dan edukasi cyberbullying meningkatkan partisipasi peserta didik dalam aktivitas fisik serta menanamkan nilai disiplin, kerja sama, sportivitas, tanggung jawab, dan penggunaan media digital secara bijak. Dalam bidang kesehatan, kegiatan edukasi stunting, pemeriksaan antropometri, edukasi sanitasi lingkungan, pemeriksaan kesehatan gratis, pemeriksaan kesehatan door to door, dan edukasi PHBS berkontribusi terhadap peningkatan pengetahuan, kesadaran, serta pemantauan kondisi kesehatan masyarakat. Secara keseluruhan, kegiatan KKN memberikan kontribusi terhadap pemberdayaan masyarakat dan pengembangan potensi Desa Pajagan melalui kolaborasi dengan pemerintah desa, masyarakat, sekolah, tokoh masyarakat, Karang Taruna, pelaku UMKM, serta pengelola objek wisata.

Program

Program dan hasil kegiatan

Program ditampilkan dalam accordion agar tetap nyaman dibaca ketika satu kelompok memiliki banyak kegiatan.

01 PENKES Sanitasi Lingkungan dan Cek Kesehatan Gratis Sosial Lingkungan ⌄
✓
Paket intervensi kesehatan masyarakat Paket Intervensi Kesehatan · Sudah Diterapkan

Penerima: Masyarakat. Pengelola: Kelompok kkn desa pajagan.

Hasil

Terlaksananya edukasi sanitasi lingkungan serta pemeriksaan gula darah, asam urat, kolesterol, dan tekanan darah bagi masyarakat.

Dampak/manfaat

Meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang sanitasi lingkungan dan membantu mengetahui kondisi kesehatan serta faktor risiko penyakit secara dini.

02 Mengajar olahraga di sekolah dasar Sosial Lingkungan ⌄
✓
Mengajar di sekolah dasar Lainnya · Sudah Diserahkan

Penerima: SDN SUKAJAYA DAN SALAM JAJAR. Pengelola: Kelompok kkn desa pajagan.

Hasil

Program Mengajar Olahraga di Sekolah Dasar terlaksana dengan baik dan mendapat antusiasme yang tinggi dari peserta didik. Kegiatan ini membantu meningkatkan keterampilan gerak dasar, partisipasi, serta menumbuhkan sikap disiplin, kerja sama, dan sportivitas. Pelaksanaan gerak jalan sebagai penutup kegiatan juga berjalan lancar dan berhasil mendorong penerapan pola hidup aktif dan sehat pada peserta didik.

Dampak/manfaat

Meningkatkan kemampuan dan keterampilan gerak peserta didik, menumbuhkan minat dan kepercayaan diri dalam berolahraga, serta membiasakan peserta didik hidup aktif, sehat, dan sportif.

03 Pembuatan QR Barcode sebagai Media Informasi Desa Pajagan Sosial Lingkungan ⌄
✓
QR Code Desa Pajagan sebagai Media Informasi dan Promosi Digital Desa Teknologi Tepat Guna · Sudah Diterapkan

Penerima: masyarakat. Pengelola: pengelola destinasi wisata, pelaku umkm, dan prangkat desa.

Hasil

Program pembuatan QR Code sebagai media informasi Desa Pajagan berhasil dilaksanakan dengan pemasangan QR Code pada 21 titik strategis, yaitu Tanjung Duriat, Cafe Jatigede, kantor Desa Pajagan, dan 18 gardu ronda di Dusun Sudapati, Dusun Pajagan, dan Dusun Cicau. Seluruh QR Code dapat dipindai dengan baik melalui smartphone dan terhubung dengan informasi profil desa, destinasi wisata, serta UMKM Desa Pajagan.

Dampak/manfaat

Program ini mempermudah masyarakat dan wisatawan memperoleh informasi Desa Pajagan secara cepat, praktis, dan terintegrasi. Selain itu, QR Code membantu memperluas promosi destinasi wisata dan produk UMKM, meningkatkan aksesibilitas informasi desa, serta mendorong peningkatan literasi digital masyarakat dan pemanfaatan teknologi informasi di lingkungan desa.

Dampak

Dampak dan keberlanjutan

Dampak kegiatan

RINGKASAN DAMPAK Pelaksanaan KKN Kelompok 23 di Desa Pajagan memberikan dampak positif dalam bidang digitalisasi informasi, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat. Pemasangan QR Barcode Informasi Desa membantu memudahkan masyarakat dan wisatawan dalam memperoleh informasi mengenai profil desa, UMKM, destinasi wisata, dan lokasi penting sekaligus mendukung promosi potensi ekonomi dan pariwisata desa. Dalam bidang pendidikan, kegiatan pendampingan olahraga dan edukasi cyberbullying meningkatkan partisipasi peserta didik dalam aktivitas fisik serta menanamkan nilai disiplin, kerja sama, sportivitas, tanggung jawab, dan penggunaan media digital secara bijak. Dalam bidang kesehatan, kegiatan edukasi stunting, pemeriksaan antropometri, edukasi sanitasi lingkungan, pemeriksaan kesehatan gratis, pemeriksaan kesehatan door to door, dan edukasi PHBS berkontribusi terhadap peningkatan pengetahuan, kesadaran, serta pemantauan kondisi kesehatan masyarakat. Secara keseluruhan, kegiatan KKN memberikan kontribusi terhadap pemberdayaan masyarakat dan pengembangan potensi Desa Pajagan melalui kolaborasi dengan pemerintah desa, masyarakat, sekolah, tokoh masyarakat, Karang Taruna, pelaku UMKM, serta pengelola objek wisata.

Tindak lanjut

RENCANA TINDAK LANJUT 1. Melakukan pembaruan informasi QR Barcode Desa secara berkala, terutama informasi mengenai profil desa, UMKM, destinasi wisata, dan lokasi penting di Desa Pajagan. 2. Melanjutkan edukasi dan pemantauan kesehatan masyarakat, termasuk pemeriksaan kesehatan secara berkala, edukasi stunting, sanitasi lingkungan, PHBS, serta tindak lanjut bagi masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut di fasilitas pelayanan kesehatan. 3. Mendorong pembiasaan aktivitas fisik dan olahraga di lingkungan sekolah serta mempertahankan nilai disiplin, kerja sama, sportivitas, dan pola hidup sehat. 4. Melanjutkan edukasi penggunaan media digital secara bijak untuk meningkatkan kesadaran peserta didik terhadap pencegahan dan penanganan cyberbullying. 5. Meningkatkan kolaborasi antara pemerintah desa, masyarakat, sekolah, kader kesehatan, Karang Taruna, pelaku UMKM, dan pengelola objek wisata agar program yang telah dilaksanakan dapat terus berjalan dan berkembang. 6. Melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala terhadap keberlanjutan program sehingga kegiatan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi Desa Pajagan.