Logo UPI KKN UPIMahasiswa Berdampak
KKN Kampus Berdampak "Sauyunan": Penguatan Masyarakat Sehat, Aktif, Tangguh, dan Berdaya Saing Berbasis Potensi Kewilayahan

Kuliah Kerja Nyata Kelompok 10 Desa Cijeungjing, Jatigede, Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Sumedang

Cijeungjing, Jatigede, KAB. SUMEDANG · DPL Diding Kelana Setiadi

Pelaksanaan Program Pengelolaan Sampah Terpadu Berbasis Masyarakat di Desa Cijeungjing diharapkan memberikan dampak positif terhadap aspek lingkungan, sosial, ekonomi, dan kelembagaan. Dari sisi lingkungan, program ini mampu mengurangi volume sampah yang dibuang maupun dibakar, menekan pencemaran tanah, air, dan udara, serta menjaga kebersihan lingkungan, terutama karena letak Desa Cijeungjing yang berada di sekitar Waduk Jatigede. Dari aspek sosial, program ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah, memperkuat budaya gotong royong, dan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam setiap tahapan pengelolaan sampah. Selain itu, dari aspek ekonomi, pengelolaan sampah melalui bank sampah, kegiatan daur ulang, dan pengolahan sampah organik menjadi kompos berpotensi memberikan nilai tambah serta meningkatkan pendapatan masyarakat. Dari sisi kelembagaan, penelitian ini mendorong terbentuknya kelompok pengelola sampah yang didukung oleh pemerintah desa dan organisasi masyarakat sehingga tercipta sistem pengelolaan sampah yang lebih terorganisasi, efektif, dan berkelanjutan. Secara keseluruhan, program ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan desa yang lebih bersih, sehat, produktif, dan berkelanjutan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat Desa Cijeungjing.

VIDEO PROGRAM KERJA KELOMPOK 10
Program

Program dan hasil kegiatan

Program ditampilkan dalam accordion agar tetap nyaman dibaca ketika satu kelompok memiliki banyak kegiatan.

01 ROCKET STOVE Lingkungan ⌄
✓
Alat pembakar sampah minim asap Teknologi Tepat Guna · Sudah Diserahkan

Penerima: Pemerintah Desa Cijeungjing. Pengelola: Pemerintah Desa Cijeungjing.

Hasil

Hasil utama penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan sampah di Desa Cijeungjing, Kecamatan Jatigede, Kabupaten Sumedang, masih belum berjalan secara optimal dan masih didominasi oleh praktik pembuangan serta pembakaran sampah secara mandiri oleh masyarakat. Partisipasi masyarakat dalam kegiatan pemilahan, pengurangan, dan pengolahan sampah masih terbatas akibat rendahnya kesadaran lingkungan, kurangnya edukasi berkelanjutan, serta keterbatasan sarana dan prasarana pengelolaan sampah. Meskipun demikian, penelitian menemukan adanya potensi yang cukup besar untuk pengembangan pengelolaan sampah terpadu berbasis masyarakat, yaitu dukungan pemerintah desa, budaya gotong royong masyarakat, keberadaan organisasi masyarakat seperti PKK dan Karang Taruna, serta peluang pengembangan bank sampah dan pengolahan sampah organik menjadi kompos. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian merekomendasikan penyusunan Program Pengelolaan Sampah Terpadu Berbasis Masyarakat yang mencakup edukasi penerapan prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle (3R), pemilahan sampah dari sumbernya, pembentukan bank sampah, pengolahan sampah organik, penguatan kelembagaan, penyediaan fasilitas pendukung, serta pelaksanaan monitoring dan evaluasi secara berkala guna mewujudkan pengelolaan sampah yang efektif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat lingkungan, sosial, serta ekonomi bagi masyarakat Desa Cijeungjing.

Dampak/manfaat

Penelitian ini memberikan manfaat sebagai dasar penyusunan Program Pengelolaan Sampah Terpadu Berbasis Masyarakat di Desa Cijeungjing yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat setempat. Hasil penelitian dapat menjadi acuan bagi pemerintah desa dalam merumuskan kebijakan, memperkuat kelembagaan pengelolaan sampah, serta menyediakan sarana dan prasarana yang mendukung pengelolaan sampah secara berkelanjutan. Selain itu, penelitian ini juga memberikan manfaat bagi masyarakat melalui peningkatan pengetahuan, kesadaran, dan partisipasi dalam menerapkan prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle (3R) sehingga tercipta budaya pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab dan berwawasan lingkungan.

02 TURNAMENT BOLA VOLI ANTAR RW DESA CIJEUNGJING Sosial ⌄
Hasil

seluruh masyarakat cijeungjing mengikuti turnamen antar rw di desa cijeungjing

Dampak/manfaat

untuk mengembangkan olahraga masyarakat desa cijeungjing

03 Penyuluhan sampah 3R (REDUCE, REUSE, RECYCLE) Sosial Lingkungan ⌄
Hasil

Memberikan pencerdasan terkait pengelolaann sampah terstruktur kepada siswa sekolah dasar

Dampak/manfaat

menjadikan siswa lebih peduli terhadap lingkungan dan sampah

04 PENDIDIKAN KESEHATAN TB DAN STUNTING Sosial ⌄
Hasil

- Terselenggara 3 kegiatan penyuluhan kesehatan (1 penyuluhan TB dan 2 penyuluhan stunting). - 17 balita stunting menjadi sasaran edukasi melalui Posyandu Cempaka 1 dan 2. - Terlaksananya edukasi kepada masyarakat dan ibu balita sesuai jadwal program.

Dampak/manfaat

Masyarakat memperoleh informasi kesehatan yang benar, meningkatkan kemampuan keluarga dalam mencegah TB dan stunting, memperkuat peran kader Posyandu, serta mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat Desa Cijeungjing. Keberlanjutan Edukasi dapat dilanjutkan secara berkala oleh kader Posyandu, bidan desa, dan Puskesmas melalui kegiatan Posyandu rutin, penyuluhan kesehatan, serta pemantauan pertumbuhan balita sehingga dampak program tetap berkelanjutan.

05 DIGITALISASI DAN PENGEMBANGAN UMKM DESA CIJEUNGJING Ekonomi ⌄
✓
Linktree UMKM Desa Cijeungjing Website/Platform Digital · Sudah Diserahkan

Penerima: UMKM Dan BUMDes. Pengelola: BUMDes.

Hasil

Terbentuknya akun Instagram resmi beserta infrastruktur pendukungnya (Linktree, Google Drive & katalog menu/produk digital) dan terciptanya desain logo dan stiker baru yang lebih profesional untuk para pelaku usaha lokal.

Dampak/manfaat

Pelaku usaha lokal dan desa memiliki identitas visual produk yang lebih menarik dan profesional. Informasi produk menjadi jauh lebih mudah dijangkau oleh konsumen atau wisatawan meskipun pelaku usaha belum memiliki lapak fisik tetap.

Dampak

Dampak dan keberlanjutan

Dampak kegiatan

Pelaksanaan Program Pengelolaan Sampah Terpadu Berbasis Masyarakat di Desa Cijeungjing diharapkan memberikan dampak positif terhadap aspek lingkungan, sosial, ekonomi, dan kelembagaan. Dari sisi lingkungan, program ini mampu mengurangi volume sampah yang dibuang maupun dibakar, menekan pencemaran tanah, air, dan udara, serta menjaga kebersihan lingkungan, terutama karena letak Desa Cijeungjing yang berada di sekitar Waduk Jatigede. Dari aspek sosial, program ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah, memperkuat budaya gotong royong, dan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam setiap tahapan pengelolaan sampah. Selain itu, dari aspek ekonomi, pengelolaan sampah melalui bank sampah, kegiatan daur ulang, dan pengolahan sampah organik menjadi kompos berpotensi memberikan nilai tambah serta meningkatkan pendapatan masyarakat. Dari sisi kelembagaan, penelitian ini mendorong terbentuknya kelompok pengelola sampah yang didukung oleh pemerintah desa dan organisasi masyarakat sehingga tercipta sistem pengelolaan sampah yang lebih terorganisasi, efektif, dan berkelanjutan. Secara keseluruhan, program ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan desa yang lebih bersih, sehat, produktif, dan berkelanjutan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat Desa Cijeungjing.

Tindak lanjut

Sebagai tindak lanjut dari hasil penelitian, Pemerintah Desa Cijeungjing bersama masyarakat perlu menyusun dan mengimplementasikan Program Pengelolaan Sampah Terpadu Berbasis Masyarakat secara bertahap dan berkelanjutan. Langkah awal yang dapat dilakukan adalah membentuk kelompok atau kelembagaan khusus yang bertanggung jawab dalam pengelolaan sampah, menyusun peraturan desa mengenai pengelolaan sampah, serta menyediakan sarana dan prasarana pendukung seperti tempat sampah terpilah, bank sampah, fasilitas pengomposan, dan sistem pengangkutan sampah. Selain itu, perlu dilaksanakan kegiatan edukasi, pelatihan, dan sosialisasi secara rutin kepada masyarakat mengenai pentingnya penerapan prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle (3R) untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah. Selanjutnya, pemerintah desa diharapkan dapat membangun kemitraan dengan pemerintah daerah, dunia usaha melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), perguruan tinggi, serta organisasi masyarakat guna mendukung pendanaan, penguatan kapasitas kelembagaan, dan pengembangan inovasi pengelolaan sampah. Monitoring dan evaluasi program perlu dilakukan secara berkala untuk mengukur tingkat keberhasilan, mengidentifikasi kendala yang dihadapi, serta melakukan perbaikan terhadap program yang telah dijalankan. Melalui tindak lanjut tersebut, diharapkan pengelolaan sampah di Desa Cijeungjing dapat berjalan secara efektif, berkelanjutan, meningkatkan kualitas lingkungan, memperkuat partisipasi masyarakat, serta memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat desa.

Dokumentasi

Foto kegiatan