Logo UPI KKN UPIMahasiswa Berdampak
KKN Kampus Berdampak "Sauyunan": Penguatan Masyarakat Sehat, Aktif, Tangguh, dan Berdaya Saing Berbasis Potensi Kewilayahan

":Kampus Berdampak Sauyununan" Penguatan Masyarakat Sehat, Aktif, Tangguh & Berdaya Saing Berbasis Potensi Kewilayahan

Mulyajaya, Wado, KAB. SUMEDANG · DPL Aam Ali Rahman

Ringkasan Dampak Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 8 di Desa Mulyajaya memberikan dampak positif pada aspek sosial, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat. Pada aspek lingkungan, perbaikan gapura desa meningkatkan kerapihan serta memperkuat identitas desa sebagai fasilitas umum yang representatif. Pada aspek sosial, sosialisasi anti bullying dan penerapan gaya hidup sehat meningkatkan pengetahuan siswa sekolah dasar mengenai pentingnya perilaku saling menghargai dan menjaga kesehatan. Kegiatan lokakarya bagi kader Posyandu turut memperkuat kapasitas kader dalam upaya pencegahan Penyakit Tidak Menular (PTM) di lingkungan masyarakat. Selain itu, penyelenggaraan Tournament Bola Voli dan Gelar Seni Desa berhasil meningkatkan partisipasi masyarakat, mempererat kebersamaan antarwarga, serta menjadi wadah untuk menumbuhkan semangat sportivitas dan melestarikan seni budaya lokal.

kegiatan turnamen voli
Program

Program dan hasil kegiatan

Program ditampilkan dalam accordion agar tetap nyaman dibaca ketika satu kelompok memiliki banyak kegiatan.

01 Lokakarya Refleksi dan Penguatan Kapasitas Kader Posyandu dalam Pencegahan Penyakit Tidak Menular Berbasis Participatory Reflective Learning di Desa Mulyajaya Sosial Lingkungan ⌄
✓
Layanan Edukasi dan Penguatan Kapasitas Kader Posyandu dalam Pencegahan Penyakit Tidak Menular Model Pemberdayaan · Sudah Diterapkan

Penerima: Kader desa. Pengelola: Kader.

Hasil

Kegiatan lokakarya refleksi dan penguatan kapasitas kader Posyandu telah terlaksana dengan baik dan diikuti secara aktif oleh para kader. Melalui kegiatan ini, kader memperoleh peningkatan pengetahuan dan pemahaman mengenai pencegahan penyakit tidak menular (PTM), faktor risiko PTM, serta pentingnya deteksi dini dan penerapan perilaku hidup sehat. Selain itu, kader menunjukkan kesiapan untuk menerapkan materi yang telah diperoleh dalam kegiatan Posyandu dan edukasi kesehatan kepada masyarakat sebagai upaya pencegahan PTM di Desa Mulyajaya.

Dampak/manfaat

Kegiatan lokakarya memberikan manfaat berupa peningkatan pengetahuan, pemahaman, dan kapasitas kader Posyandu dalam upaya pencegahan penyakit tidak menular (PTM). Kader menjadi lebih percaya diri dalam memberikan edukasi kesehatan, menyampaikan informasi mengenai faktor risiko PTM, serta mengajak masyarakat menerapkan perilaku hidup sehat.

Dampak

Dampak dan keberlanjutan

Dampak kegiatan

Ringkasan Dampak Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 8 di Desa Mulyajaya memberikan dampak positif pada aspek sosial, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat. Pada aspek lingkungan, perbaikan gapura desa meningkatkan kerapihan serta memperkuat identitas desa sebagai fasilitas umum yang representatif. Pada aspek sosial, sosialisasi anti bullying dan penerapan gaya hidup sehat meningkatkan pengetahuan siswa sekolah dasar mengenai pentingnya perilaku saling menghargai dan menjaga kesehatan. Kegiatan lokakarya bagi kader Posyandu turut memperkuat kapasitas kader dalam upaya pencegahan Penyakit Tidak Menular (PTM) di lingkungan masyarakat. Selain itu, penyelenggaraan Tournament Bola Voli dan Gelar Seni Desa berhasil meningkatkan partisipasi masyarakat, mempererat kebersamaan antarwarga, serta menjadi wadah untuk menumbuhkan semangat sportivitas dan melestarikan seni budaya lokal.

Tindak lanjut

Program-program yang telah dilaksanakan diharapkan dapat dilanjutkan secara berkelanjutan oleh Pemerintah Desa Mulyajaya bersama masyarakat dan lembaga desa. Edukasi mengenai anti bullying, gaya hidup sehat, serta pencegahan Penyakit Tidak Menular (PTM) dapat diintegrasikan dalam kegiatan sekolah dan Posyandu secara berkala. Kegiatan olahraga dan Gelar Seni Desa juga diharapkan dapat menjadi agenda rutin sebagai upaya memperkuat kebersamaan dan melestarikan budaya lokal. Selain itu, perlu dilakukan pengembangan pada aspek pengelolaan sampah melalui penyediaan fasilitas pembuangan sampah dan edukasi pengelolaan sampah yang lebih baik. Penguatan tata kelola BUMDes melalui pemetaan potensi UMKM serta pengembangan digitalisasi desa, seperti optimalisasi media sosial dan platform informasi desa, juga diharapkan dapat menjadi fokus pengembangan oleh pemerintah desa maupun kelompok KKN berikutnya guna mendukung promosi potensi desa dan pemberdayaan masyarakat.

Dokumentasi

Foto kegiatan