Logo UPI KKN UPIMahasiswa Berdampak
KKN Kampus Berdampak "Sauyunan": Penguatan Masyarakat Sehat, Aktif, Tangguh, dan Berdaya Saing Berbasis Potensi Kewilayahan

Plang Edukasi Waktu Terurai Sampah sebagai Media Literasi Lingkungan

Sukamanah, Jatinunggal, KAB. SUMEDANG · DPL Ria Inriyana

Program ini berkontribusi membangun budaya peduli lingkungan secara berkelanjutan di tingkat masyarakat, dengan media visual permanen dan berbiaya rendah yang berfungsi sebagai environmental reminder jangka panjang meski evaluasinya masih bersifat deskriptif dan belum terukur secara kuantitatif, sehingga perlu instrumen penilaian yang lebih objektif ke depannya.

Little Strides 3 SD menjadi salah satu program kerja KKN yang bertujuan menciptakan pengalaman belajar yang aktif, kreatif, dan menyenangkan bagi siswa sekolah dasar. Melalui berbagai aktivitas edukatif, permainan, dan pembelajaran interaktif, diharapkan anak-anak semakin termotivasi untuk belajar, percaya diri, serta mampu bekerja sama dengan teman-temannya. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan ini. Bersama, kita tumbuhkan langkah-langkah kecil menuju masa depan yang lebih baik.
Program

Program dan hasil kegiatan

Program ditampilkan dalam accordion agar tetap nyaman dibaca ketika satu kelompok memiliki banyak kegiatan.

01 Plang Edukasi Sampah Sosial Lingkungan
Plang Edukasi Sampah Prototipe/Karya Inovatif · Direplikasi/Dikembangkan

Penerima: Per Tiap Dusun. Pengelola: Kepala Dusun.

Hasil

Terpasangnya Media Visual Edukatif yaitu Plang edukasi yang terpasang secara strategis di titik-titik mudah dilihat oleh masyarakat di setiap dusun Desa Sukamanah

Dampak/manfaat

diharapkan dapat memudahkan proses pemilahan sampah dari rumah tangga dan menumbuhkan kesadaran kebersihan lingkungan secara bertahap sehingga dapat menciptakan lingkungan bersih dan sehat

02 Little Stides (Gerak Jalan Anak) Sosial
Hasil

Kegiatan gerak jalan bersama siswa SD berjalan dengan aman, lancar, dan diikuti oleh mayoritas siswa beserta guru pendamping dan terciptanya kegiatan luar ruang yang memadukan aktivitas fisik dengan sosialisasi Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Dampak/manfaat

Meningkatnya antusiasme dan kegemaran anak-anak untuk aktif bergerak di luar ruangan ketimbang bermain gadget

Little Strides 3 SD menjadi salah satu program kerja KKN yang bertujuan menciptakan pengalaman belajar yang aktif, kreatif, dan menyenangkan bagi siswa sekolah dasar. Melalui berbagai aktivitas edukatif, permainan, dan pembelajaran interaktif, diharapkan anak-anak semakin termotivasi untuk belajar, percaya diri, serta mampu bekerja sama dengan teman-temannya. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan ini. Bersama, kita tumbuhkan langkah-langkah kecil menuju masa depan yang lebih baik.
03 Digitasi UMKM Desa: Pemetaan dan Digitalisasi Lokasi Usaha Melalui Google Maps Ekonomi
Hasil

Terdaftarnya titik kordinat pelaku UMKM secara resmi di platform Google Maps.

Dampak/manfaat

Tumbuhnya rasa percaya diri para pelaku UMKM dalam menggunakan teknologi smartphone untuk keperluan promosi usaha.

Dampak

Dampak dan keberlanjutan

Dampak kegiatan

Program ini berkontribusi membangun budaya peduli lingkungan secara berkelanjutan di tingkat masyarakat, dengan media visual permanen dan berbiaya rendah yang berfungsi sebagai environmental reminder jangka panjang meski evaluasinya masih bersifat deskriptif dan belum terukur secara kuantitatif, sehingga perlu instrumen penilaian yang lebih objektif ke depannya.

Tindak lanjut

sebagai tindak lanjut, perangkat desa dan warga Desa Sukamanah diharapkan dapat mengambil alih peran utama dalam merawat dan menjaga keberlanjutan plang edukasi yang telah terpasang, misalnya dengan menugaskan ketua RT/RW atau kader lingkungan setempat untuk secara berkala memeriksa kondisi fisik plang dan memperbaikinya apabila rusak atau pudar, sekaligus mengingatkan warga melalui pertemuan rutin desa seperti musyawarah dusun atau pengajian untuk terus menerapkan pemilahan sampah dan prinsip 3R sebagaimana pesan yang disampaikan pada plang; selain itu, perangkat desa bersama warga dapat melakukan evaluasi sederhana secara berkala, misalnya setiap enam bulan sekali, dengan mengamati langsung kebiasaan warga dalam membuang dan memilah sampah serta menanyakan sejauh mana informasi pada plang masih diingat dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga hasil evaluasi tersebut dapat menjadi dasar bagi perangkat desa untuk menentukan apakah diperlukan sosialisasi ulang, perbaikan plang, atau penambahan media edukasi baru, dan pada akhirnya keberlanjutan program tidak lagi bergantung pada kehadiran mahasiswa KKN melainkan menjadi tanggung jawab bersama yang melekat dalam kegiatan rutin desa.