Dampak kegiatan
Program ini berkontribusi membangun budaya peduli lingkungan secara berkelanjutan di tingkat masyarakat, dengan media visual permanen dan berbiaya rendah yang berfungsi sebagai environmental reminder jangka panjang meski evaluasinya masih bersifat deskriptif dan belum terukur secara kuantitatif, sehingga perlu instrumen penilaian yang lebih objektif ke depannya.
Tindak lanjut
sebagai tindak lanjut, perangkat desa dan warga Desa Sukamanah diharapkan dapat mengambil alih peran utama dalam merawat dan menjaga keberlanjutan plang edukasi yang telah terpasang, misalnya dengan menugaskan ketua RT/RW atau kader lingkungan setempat untuk secara berkala memeriksa kondisi fisik plang dan memperbaikinya apabila rusak atau pudar, sekaligus mengingatkan warga melalui pertemuan rutin desa seperti musyawarah dusun atau pengajian untuk terus menerapkan pemilahan sampah dan prinsip 3R sebagaimana pesan yang disampaikan pada plang; selain itu, perangkat desa bersama warga dapat melakukan evaluasi sederhana secara berkala, misalnya setiap enam bulan sekali, dengan mengamati langsung kebiasaan warga dalam membuang dan memilah sampah serta menanyakan sejauh mana informasi pada plang masih diingat dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga hasil evaluasi tersebut dapat menjadi dasar bagi perangkat desa untuk menentukan apakah diperlukan sosialisasi ulang, perbaikan plang, atau penambahan media edukasi baru, dan pada akhirnya keberlanjutan program tidak lagi bergantung pada kehadiran mahasiswa KKN melainkan menjadi tanggung jawab bersama yang melekat dalam kegiatan rutin desa.