“Kampus Berdampak Sauyunan” Penguatan Masyarakat Sehat, Aktif, Tangguh, & Berdaya Saing Berbasis Potensi Kewilayahan Impact Storybook · 4–6 halaman dinamis per kelompok · seluruh data tetap ditampilkan
Halaman 1 · Profil & Executive Overview

“Kampus Berdampak Sauyunan” Penguatan Masyarakat Sehat, Aktif, Tangguh, & Berdaya Saing Berbasis Potensi Kewilayahan

30 - Desa Cilengkrang Semester Genap 2025/2026 2026 KKN Kampus Berdampak "Sauyunan": Penguatan Masyarakat Sehat, Aktif, Tangguh, dan Berdaya Saing Berbasis Potensi Kewilayahan Cilengkrang, Wado, KAB. SUMEDANG, JAWA BARAT
Dokumentasi utama 30 - Desa Cilengkrang
Abstrak Pelaksanaan Program Profil Desa Cilengkrang Penyusunan Profil Desa Cilengkrang oleh Tim KKN 30 Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dilatarbelakangi oleh belum tersedianya basis data wilayah yang terpadu serta minimnya fasilitas pembuangan sampah (TPS/TPA = 0) di wilayah perbukitan berpopulasi 6.010 jiwa yang didominasi pendidikan tamatan SD ini. Program ini bertujuan untuk menyusun pendataan terintegrasi, memetakan potensi lokal, serta mendukung transparansi tata kelola pemerintahan desa sesuai visi "Manis Kalayan Tegas". Pelaksanaan kegiatan menggunakan metode partisipatif melalui observasi lapangan, validasi data kependudukan, inventarisasi sarana prasarana, serta penyusunan booklet visual yang didiseminasikan melalui media sosial dan saluran resmi desa. Hasil utama program ini menyajikan pemetaan komprehensif wilayah seluas 1.662 Ha yang terbagi dalam 4 dusun, 8 RW, dan 32 RT, sekaligus memetakan potensi komoditas pertanian unggulan (jagung, cabai, tomat, terong) serta destinasi ecowisata Gunung & Curug Cakra Buana. Pelaksanaan program ini memberikan dampak nyata sebagai basis acuan data strategis bagi pemerintah desa dalam menyusun perencanaan pembangunan yang berkelanjutan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong pengoptimalan aset dan perekonomian masyarakat.
6 Program kerja
6 Indikator
1 Indikator terukur
5 Bukti
Kelengkapan pengukuran perubahan 16,7%
1 dari 6 indikator memiliki baseline, target, dan capaian.
30 - Desa Cilengkrang 1 / 5 · Profil & Ringkasan
Halaman 2 · Perubahan Terukur

Baseline → Capaian Aktual

Semua indikator tetap ditampilkan. Delta hanya dihitung jika baseline dan capaian numerik tersedia. Target adalah pembanding rencana, bukan penilaian otomatis.

6 indikator
Perubahan kebersihan siswa melalui PHBS Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bagi Anak-Anak · Sosial
Terukur
Baseline 1 Kegiatan
Capaian 1 Kegiatan
Target: 1 Kegiatan Aktual/target: 100,0%
Δ 0 Kegiatan Perubahan 0,0%
Peningkatan Daya Tarik Wisata Curug Cakrabuana Pemasangan Spot Foto Destinasi Wisata Curug Cakrabuana · Lingkungan
Parsial
Baseline
Capaian 1 Unit
Target: 1 Unit Aktual/target: 100,0%
Penyuluhan Hipertensi, Diabetes Melitus, & CKG Penyuluhan Hipertensi dan Diabetes Melitus serta Cek Kesehatan Gratis (CKG) · Lingkungan
Parsial
Baseline
Capaian 50 Orang
Target: 50 Orang Aktual/target: 100,0%
Peningkatan Kemudahan Akses Menuju Curug Cakrabuana Pemasangan Plang Penunjuk Arah Curug Cakrabuana · Ekonomi
Parsial
Baseline
Capaian 3 Unit
Target: 3 Unit Aktual/target: 100,0%
Peningkatan Kesadaran Masyarakat terhadap Pengelolaan Sampah Pembuatan Rocket Stove · Lingkungan
Parsial
Baseline
Capaian 1 Unit
Target: 1 Unit Aktual/target: 100,0%
Digitalisasi UMKM Digitalisasi UMKM · Ekonomi
Parsial
Baseline
Capaian 1 UMKM/pelaku usaha
Target: 1 UMKM/pelaku usaha Aktual/target: 100,0%
Peta Tiga Dimensi Dampak

Sosial

1 Program
1 Indikator
1 Terukur
  • Perubahan kebersihan siswa melalui PHBS

Ekonomi

2 Program
2 Indikator
0 Terukur
  • Peningkatan Kemudahan Akses Menuju Curug Cakrabuana
  • Digitalisasi UMKM

Lingkungan

3 Program
3 Indikator
0 Terukur
  • Peningkatan Daya Tarik Wisata Curug Cakrabuana
  • Penyuluhan Hipertensi, Diabetes Melitus, & CKG
  • Peningkatan Kesadaran Masyarakat terhadap Pengelolaan Sampah
30 - Desa Cilengkrang 2 / 5 · Perubahan & Dampak
Halaman 3 · Intervensi → Hasil → Dampak

Program, Hasil, Dampak & Nilai

6 program

Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bagi Anak-Anak

Sosial SDG 3 · Kehidupan Sehat dan Sejahtera SDG 4 · Pendidikan Berkualitas
Tujuan
Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa sekolah dasar mengenai perilaku hidup bersih dan sehat melalui kegiatan edukasi yang interaktif sehingga siswa mampu menerapkan kebiasaan hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Sasaran
Siswa SD
Hasil
Kegiatan edukasi PHBS berhasil dilaksanakan di SDN Cilengkrang dan diikuti dengan antusias oleh siswa kelas 2 dan 3. Siswa memperoleh pemahaman mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri serta mampu mempraktikkan cara mencuci tangan dan menggosok gigi dengan benar melalui kegiatan demonstrasi yang interaktif dan menyenangkan.
Manfaat
Program membantu membentuk kebiasaan hidup bersih dan sehat sejak usia dini, meningkatkan kesadaran siswa mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekolah, serta mendukung terciptanya lingkungan belajar yang lebih sehat dan nyaman bagi seluruh warga sekolah.
Keberlanjutan
Pembiasaan PHBS diharapkan dapat terus dilanjutkan oleh pihak sekolah melalui kegiatan rutin seperti cuci tangan sebelum makan, pemeriksaan kebersihan diri, dan edukasi kesehatan sederhana sehingga perilaku hidup bersih dan sehat dapat menjadi budaya positif di lingkungan sekolah.

Pemasangan Spot Foto Destinasi Wisata Curug Cakrabuana

Lingkungan SDG 9 · Industri, Inovasi dan Infrastruktur
Tujuan
Meningkatkan daya tarik dan aksesibilitas visual destinasi wisata Curug Cakrabuana berbasis pariwisata berkelanjutan, mendukung promosi digital desa wisata, serta memberikan kenangan visual menarik bagi pengunjung.
Sasaran
Pemuda/karang taruna, Masyarakat umum, Komunitas lokal
Hasil
Terpasang dan diserahkannya 1 unit fasilitas spot foto edukatif berupa papan penanda ( signage ) estetik berbahan ramah lingkungan yang terintegrasi dengan keindahan lanskap air terjun Curug Cakrabuana.
Manfaat
Menyediakan sudut pandang ( angle ) foto yang estetis bagi wisatawan, memperkuat promosi digital melalui media sosial, serta membantu meningkatkan kunjungan wisatawan untuk menggerakkan perekonomian warga sekitar.
Keberlanjutan
Pemeliharaan dan pengelolaan spot foto disimpan secara mandiri oleh pihak Tim Bonlap (pengelola wisata lokal) serta Pemerintah Desa Cilengkrang sebagai pemantik awal pengembangan infrastruktur hijau berkelanjutan.

Penyuluhan Hipertensi dan Diabetes Melitus serta Cek Kesehatan Gratis (CKG)

Lingkungan SDG 3 · Kehidupan Sehat dan Sejahtera
Tujuan
Meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai Hipertensi dan Diabetes Melitus melalui penyuluhan kesehatan serta memberikan layanan cek kesehatan gratis sebagai upaya deteksi dini penyakit tidak menular sehingga masyarakat terdorong untuk menerapkan pola hidup sehat dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Sasaran
Ibu/PKK, Keluarga/rumah tangga, Masyarakat umum, Lansia, Kader desa/kesehatan, Guru/tenaga pendidik
Hasil
Kegiatan penyuluhan Hipertensi dan Diabetes Melitus serta cek kesehatan gratis terlaksana dengan baik dan diikuti secara antusias oleh masyarakat. Peserta memperoleh pengetahuan mengenai faktor risiko, gejala, pencegahan, dan pengendalian penyakit tidak menular. Selain itu, masyarakat juga mengetahui kondisi kesehatannya melalui pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, tinggi badan, berat badan, dan IMT. Peserta dengan hasil pemeriksaan di luar batas normal diberikan edukasi dan disarankan untuk melakukan pemeriksaan lanjutan di Puskesmas.
Manfaat
Program meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pola hidup sehat serta deteksi dini Hipertensi dan Diabetes Melitus. Melalui pemeriksaan kesehatan gratis, masyarakat dapat mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini sehingga dapat segera melakukan upaya pencegahan maupun pengobatan untuk mengurangi risiko komplikasi.
Keberlanjutan
Masyarakat diharapkan menerapkan pola hidup sehat, rutin memeriksa tekanan darah dan kadar gula darah di Posbindu, Posyandu Lansia, atau Puskesmas, serta memanfaatkan hasil penyuluhan sebagai pedoman dalam menjaga kesehatan diri dan keluarga. Pihak desa dan kader kesehatan diharapkan terus melaksanakan edukasi dan kegiatan skrining kesehatan secara berkala agar deteksi dini penyakit tidak menular dapat berkelanjutan.

Pemasangan Plang Penunjuk Arah Curug Cakrabuana

Ekonomi SDG 8 · Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi SDG 11 · Kota dan Permukiman Berkelanjutan
Tujuan
Menyediakan sarana informasi berupa plang penunjuk arah yang jelas sehingga memudahkan wisatawan dalam mencapai lokasi Curug Cakrabuana, meningkatkan aksesibilitas destinasi wisata, serta mendukung pengembangan potensi pariwisata Desa Cilengkrang.
Sasaran
Masyarakat umum
Hasil
Plang penunjuk arah berhasil dipasang pada lokasi yang telah ditentukan sehingga memudahkan wisatawan menemukan akses menuju Curug Cakrabuana. Keberadaan plang juga menjadi sarana informasi permanen yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dan pengunjung.
Manfaat
Program ini membantu meningkatkan kemudahan akses menuju destinasi wisata, mengurangi potensi wisatawan tersesat, meningkatkan kenyamanan berkunjung, serta mendukung promosi dan pengembangan potensi wisata Desa Cilengkrang.
Keberlanjutan
Plang penunjuk arah diharapkan dipelihara oleh pemerintah desa dan pengelola wisata sehingga dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan sebagai fasilitas pendukung destinasi wisata.

Pembuatan Rocket Stove

Lingkungan SDG 3 · Kehidupan Sehat dan Sejahtera SDG 11 · Kota dan Permukiman Berkelanjutan SDG 12 · Konsumsi dan Produksi Bertanggung Jawab SDG 13 · Penanganan Perubahan Iklim
Tujuan
Menyediakan teknologi tepat guna berupa Rocket Stove sebagai sarana pembakaran sampah yang lebih efisien, menghasilkan asap lebih sedikit dibandingkan pembakaran terbuka, serta meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang baik demi menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Sasaran
Keluarga/rumah tangga, Masyarakat umum, Perangkat desa
Hasil
Program berhasil menghasilkan satu unit Rocket Stove yang telah diserahkan kepada masyarakat Desa Cilengkrang sebagai sarana pembakaran sampah minim asap. Selain itu, masyarakat memperoleh edukasi mengenai cara penggunaan dan pemeliharaan alat sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal dalam mendukung pengelolaan sampah yang lebih baik.
Manfaat
Program memberikan alternatif teknologi sederhana yang dapat membantu masyarakat dalam mengelola sampah rumah tangga secara lebih efisien. Penggunaan Rocket Stove diharapkan mampu mengurangi asap hasil pembakaran terbuka, meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah, serta menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman.
Keberlanjutan
Rocket Stove yang telah dibuat diserahkan kepada masyarakat untuk dimanfaatkan dan dipelihara secara berkelanjutan. Pemerintah desa bersama masyarakat diharapkan dapat terus menggunakan serta mengembangkan teknologi tersebut sebagai salah satu upaya pengelolaan sampah berbasis teknologi tepat guna.

Digitalisasi UMKM

Ekonomi SDG 8 · Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi SDG 9 · Industri, Inovasi dan Infrastruktur SDG 12 · Konsumsi dan Produksi Bertanggung Jawab
Tujuan
Mendukung pengembangan UMKM melalui pemanfaatan media digital sebagai sarana promosi dan pemasaran sehingga produk yang dihasilkan lebih dikenal oleh masyarakat, memiliki daya saing yang lebih baik, serta mampu menjangkau pasar yang lebih luas.
Sasaran
Masyarakat umum, Pelaku UMKM, Perangkat desa
Hasil
Program digitalisasi UMKM berhasil dilaksanakan melalui pembuatan berbagai media promosi digital yang dapat digunakan sebagai sarana pemasaran produk. Hasil kegiatan ini memberikan dukungan kepada pelaku UMKM dalam memperkenalkan produknya kepada masyarakat secara lebih luas melalui pemanfaatan media digital.
Manfaat
Program ini membantu meningkatkan kualitas promosi produk UMKM melalui media digital sehingga informasi mengenai produk dapat menjangkau lebih banyak konsumen. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong pelaku UMKM untuk memanfaatkan teknologi digital sebagai salah satu strategi pemasaran yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Keberlanjutan
Media promosi digital yang telah dibuat diharapkan dapat terus digunakan, dikembangkan, dan diperbarui oleh pelaku UMKM sebagai sarana pemasaran. Dengan pemanfaatan media digital secara berkelanjutan, diharapkan promosi produk menjadi lebih optimal serta mampu meningkatkan daya saing dan peluang pengembangan usaha di masa mendatang.
Rp 11.388.000 Total investasi
Rp 0 Present value manfaat
0,00 : 1 Rasio SROI
Hasil Utama
Hasil utama dari pelaksanaan penyusunan Profil Desa Cilengkrang meliputi:  Terpetakannya Gambaran Umum Desa: Berhasil mendokumentasikan profil batas wilayah (Utara: Desa Malangbong/Cipasang, Selatan: Gunung Cakrabuana, Timur: Desa Sukajadi, Barat: Desa Cilampuyang) serta pembagian wilayah administrasi 4 dusun, 8 RW, dan 32 RT.  Data Demografi dan Ekonomi yang Terstruktur: Terdatanya 6.010 jiwa penduduk (3.100 laki-laki, 2.910 perempuan) dengan mayoritas mata pencaharian berada pada sektor wiraswasta (1.127 orang) dan petani (723 orang).  Inventarisasi Fasilitas Desa: Pendataan menyeluruh terhadap sarana pendidikan (TK hingga SMA), fasilitas kesehatan (1 Puskesmas Pembantu, 4 Posyandu), sarana peribadatan, pemerintahan, serta sarana ekonomi yang mencakup BUMDes dan 204 warung.  Identifikasi Evaluasi Lingkungan: Memetakan masalah persampahan sebagai prioritas kebutuhan pembangunan infrastruktur desa ke depan.  Promosi Potensi Unggulan: Terpublikasikannya destinasi wisata alam Gunung & Curug Cakra Buana serta komoditas pertanian utama sebagai daya tarik investasi dan basis pengembangan ekonomi masyarakat.
Dampak
Pelaksanaan program kerja kelompok menghasilkan perubahan pada dimensi yang dipilih pada program kerja. Capaian utama ditunjukkan oleh indikator baseline, target, capaian aktual, bukti, dan hasil program yang telah diinput. Narasi ini perlu disesuaikan dengan perubahan yang benar-benar dialami penerima manfaat dan kondisi wilayah.
Rekomendasi
Pertahankan hasil yang telah dicapai, perkuat pengelola lokal, dan lakukan pemantauan berdasarkan indikator yang sama.
Tindak Lanjut
Lakukan serah terima hasil, tetapkan penanggung jawab, dan ukur kembali capaian pada periode tindak lanjut.
Seluruh Luaran / Solusi
Modul pembelajaran dan panduan fasilitator
Modul literasi digital, bahan ajar, lembar praktik, dan panduan instruktur.
Model pemberdayaan dan pendampingan
Model pendampingan UMKM, model desa sehat, atau model literasi keluarga.
Spot foto destinasi wisata
Fasilitas berupa papan penanda ( signage ) estetik berbahan ramah lingkungan yang didesain dan dipasang terintegrasi dengan keindahan lanskap air terjun Curug Cakrabuana.Sebagai fasilitas penunjang wisata untuk meningkatkan daya tarik dan identitas kawasan visual, memberikan sudut pandang foto terbaik bagi pengunjung, serta menjadi media promosi digital destinasi wisata desa
Penyuluhan Hipertensi, CKG, & Diabetes Melitus
Plang Penunjuk Arah
Unit Pembakaran Sampah
30 - Desa Cilengkrang 3 / 5 · Program & Hasil
Halaman 4 · Evidence

Dokumentasi, Artikel, Video & Dokumen

Semua foto dan tautan bukti dari versi sebelumnya tetap dimuat pada halaman ini.

5 foto · 0 tautan
Tautan artikel/video/dokumen belum tersedia.
30 - Desa Cilengkrang 4 / 5 · Bukti & Luaran
Halaman 5 · Tim & Keberlanjutan

DPL, Seluruh Mahasiswa & Tindak Lanjut

12 mahasiswa
Dosen Pembimbing Lapangan Adang Sudrazat
AA
Akbar Adri Suwendo 2306052 · Industri Pariwisata - S1
HA
Hanum Assyifa Putri 2309710 · Industri Pariwisata - S1
K
Khoerunnisa 2301035 · Keperawatan - S1
MF
Muhammad Fadillah Aldiansyah 2311430 · Pendidikan Guru Sekolah Dasar Pendidikan Jasmani - S1
NP
Nabila Putri Iskandar 2300157 · Keperawatan - S1
NF
Nurwulan Fitriani 2301264 · Industri Pariwisata - S1
QM
Qory Maryam An Naba 2312624 · Pendidikan Guru Sekolah Dasar Pendidikan Jasmani - S1
RP
Ricky Pernando 2304480 · Pendidikan Guru Sekolah Dasar Pendidikan Jasmani - S1
RA
Rio Adrian 2305483 · Pendidikan Guru Sekolah Dasar Pendidikan Jasmani - S1
SA
Septy Amalia 2300842 · Keperawatan - S1
SI
Silvi Indriani 2303827 · Keperawatan - S1
TR
Tania Rizky Salsabila 2307775 · Industri Pariwisata - S1
Rekomendasi
Pertahankan hasil yang telah dicapai, perkuat pengelola lokal, dan lakukan pemantauan berdasarkan indikator yang sama.
Tindak Lanjut
Lakukan serah terima hasil, tetapkan penanggung jawab, dan ukur kembali capaian pada periode tindak lanjut.
Transparansi pengukuran: perubahan hanya dihitung jika baseline dan capaian tersedia. Tidak ada data laporan yang dihilangkan dalam komposisi dinamis 4–6 halaman.